PNPM Mandiri Tahun 2014

Pulau Merbau Dapat Dana Terbesar di Meranti

Dibaca: 1616 kali  Kamis,12 Juni 2014 | 03:51:00 WIB

Pulau Merbau Dapat Dana Terbesar di Meranti
Ket Foto :

SELATPANJANG - Kecamatan Pulau Merbau mendapatkan dukungan dana terbesar diantara kecamatan lainnya di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Dukungan dana itu diharapkan dapat mengentaskan masalah infrastruktur di Pulau tersebut, yang hingga kini masih sangat terbatas.
 
Seperti diungkapkan Camat Pulau Merbau, Armansyah SPd, baru-baru ini di Selatpanjang. Menurutnya, alokasi dana yang besar melalui program PNPM Mandiri sangat dibutuhkan untuk menggesa percepatan pembangunan infrastruktur dan bertahap menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat di pelosok desa.
 
"Tahun 2014 ini Pulau Merbau mendapat alokasi anggaran percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Dari total 30 Miliar alokasi anggaran PNPM Mandiri yang digulirkan Pemkab Kepulauan Meranti dalam APBD 2014 ini, Pulau Merbau mendapat alokasi sebesar Rp7 Miliar," ujar Armansyah.
 
Menurutnya, infrastruktur jalan menjadi salah satu sarana vital yang sangat dibutuhkan masyarakat di Pulau Merbau. Selain untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan publik dan fasilitas-fasilitas umum, ini menjadi sarana penunjang pengentasan kemiskinan dan keterisoliran daerah pelosok.
 
"Dengan tersedianya sarana jalan yang resprentatif diharapkan akan mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat pedesaan. Pulau Merbau sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian," jelasnya.
 
Selain itu juga, kata dia, bidang perkebunan home industry dan agribisnis. Namun sayang, belum tersedianya akses infrastruktur menyebabkan potensi ini belum tergarap maksimal. Pola pengembangan ekonomi masyarakat masih berbasis tradisional dengan pola budaya hanya cukup makan.
 
Hal inilah yang menyebabkan kenapa ekonomi masyarakat di berbagai pelosok pedesaan di Pulau Merbau bergerak lamban. Hal itu didasari buruknya sarana jalan menyebabkan masyarakat kesulitan untuk mengeluarkan produk pertanian, perkebunan, agribisnis maupun home industry.
 
"Buruknya kondisi jalan, menyebabkan ekonomi biaya tinggi sehingga merugikan petani. Disisi lain, produk pertanian dan perkebunan menumpuk dan membusuk yang akhirnya merugikan petani. Alasan inilah yang menjadi landasan kuat kita untuk menggesa pembangunan sarana jalan di tahun 2014 ini," beber Armansyah.
 
Ditempat terpisah Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Meranti, M Azza Faroni, mengatakan untuk tahun 2014 ini pembangunan jalan poros di Kecamatan Pulau Merbau menjadi salah satu prioritas. Pembangunan jalan poros ini akan membuka akses desa-desa di Pulau Merbau dengan pusat kota Kecamatan, dan Pelabuhan Semukut yang menjadi pintu gerbang menuju Kota Selatpanjang.
 
Selain itu, lanjutnya, melalui program PNPM Mandiri Pedesaan, juga dialokasikan anggaran yang cukup signifikan untuk pembangunan jalan antar desa.
 
"Soal berapa alokasi anggarannya belum bisa kita beberkan. Yang jelas, untuk 2014 ini pembangunan jalan poros Kecamatan Pulau Merbau sudah menjadi prioritas utama, dengan sasaran dan targetnya yakni membuka akses keterisoliran desa-desa dengan pusat kota kecamatan dan menjadikan Pelabuhan Semukut sebagai gerbang ekonomi masyarakat," ujarnya. (rep01)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com