Video Prabowo Tersebar: Rampok Tetanggamu yang Kesusahan

Dibaca: 958 kali  Sabtu,21 Juni 2014 | 03:15:00 WIB

 Video Prabowo Tersebar: Rampok Tetanggamu yang Kesusahan
Ket Foto :

Sebuah video tentang capres Prabowo Subianto kembali geger dalam hiruk pikuk jelang Pilpres 9 Juli mendatang. Kali ini adalah video pidato Prabowo di depan Pemuda Panca Marga, organisasi pemuda pendukung Orde Baru.
 
Video yang diduga diambil pada 2004 atau sebelum Prabowo mengikuti Konvensi Partai Golkar itu muncul di Youtube. Berdurasi 2 menit 17 detik, video itu di-upload oleh Abdul Haris dan diberi judul Cara menjarah santun ala Prabowo.
 
Video tersebut heboh lantaran mantan Danjen Kopassus itu mengungkap sebuah strategi loot a burning house' (rampoklah rumah yang sedang terbakar).
 
"Bapak ibu kita kalau mengajarkan kita, Nak belajar yang baik, jadi orang yang baik, kalau besar jadi orang baik membantu orang, membantu tetangga. Kalau strategi tidak begitu, kalau perlu kau rampok tetanggamu yang sedang kesusahan," tegas Prabowo seperti dikutip dalam video tersebut, Jumat (20/6), seperti dilansir tribunnews.com.
 
Prabowo, yang dalam video belum segemuk sekarang, menyebut strategi loot a burning house ini sebagai strategi kelima.
 
"Strategi kelima bunyinya loot a burning house rampoklah rumah yang sedang terbakar. Arti daripada strategi ini, penjelasan aslinya adalah: jika rumah seseorang sedang terbakar, gunakan kesempatan daripada kekacauan yang timbul, untuk mencuri harta kekayaannya," tegas mantan menantu Soeharto itu.
 
Prabowo kemudian mengatakan, "Saya ulangi, jika rumah seseorang sedang terbakar, gunakan kesempatan daripada kekacauan yang timbul, untuk mencuri harta kekayaannya."
 
Pidato Prabowo itu pun cukup serius disambut riuh hadirin. Di akhir pidato, Prabowo yang mengenakan kemeja lapangan warna krem, menyampaikan kepada hadirin soal niatnya mengikuti Konvensi Partai Golkar 2004.
 
"Saya kira bapak-bapak bisa tahu, saya nanti, kalau Insya Allah saya menang, saya ikut konvensi yang dibuka Partai Golkar ," kata Prabowo disambut tepuk tangan.
 
Meski demikian, sejumlah pihak menyesalkan video ini karena tidak disampaikan utuh, sehingga dikhawatirkan lepas dari konteks yang disampaikan Prabowo. Tidak utuh lantaran video tersebut hanya menggambarkan Prabowo mengungkap strategi kelima, tanpa ada strategi sebelumnya. (rep05)
 
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com