Pemkab Meranti Perhatikan Kebutuhan Air Bersih Masyarakat

Dibaca: 1762 kali  Senin,07 Juli 2014 | 12:45:00 WIB

Pemkab Meranti Perhatikan Kebutuhan Air Bersih Masyarakat
Ket Foto :

Untuk mengatasi krisis air bersih yang sering terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Pemkab setempat terus meningkatkan program pembangunan fasilitas air bersih di 96 Desa yang ada di daerah ini. Sejak tahun 2010 lalu, Pemkab Kepulauan Meranti terus melakukan pengadaan Penampungan Air Hujan (PAH) dan pembuatan sumur bor di berbagai lokasi untuk masyarakat. Setiap tahunnya telah didistribusikan sebanyak 10.000 unit PAH dan sedikitnya pembangunan 80 unit sumur bor.
 
"Untuk jangka pendek, pengadaan PAH dan pembuatan sumur bor menjadi cara kita mengatasi krisis air bersih di Kepulauan Meranti. Karena memang masyarakat kita sejak dulu memang sudah terbiasa menggunakan air hujan untuk konsumsi sehari-hari," ujar Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, belum lama ini di Selatpanjang.
 
Adapun untuk PAH ataupun sumur bor tersebut, kata Irwan, diletakkan di lokasi-lokasi yang tidak jauh dari pemukiman masyarakat, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memanfaatkannya. "Kita letakkan di sekolah-sekolah, rumah ibadah dan tempat-tempat lain yang berdekatan dengan pemukiman warga," ungkapnya.
 
Sedangkan untuk jangka panjang, Pemkab telah berencana untuk memanfaatkan tiga buah tasik besar yang dimiliki Kepulauan Meranti, yakni Tasik Air Putih di Pulau Rangsang, Tasik Putri Puyu di Pulau Padang dan Tasik Nambus di Pulau Tebingtinggi.
 
"Secepatnya akan kita revitalisasi PDAM yang ada di Lalang untuk menarik air dari Tasik Nambus. Ini bisa untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih di Selatpanjang, yang memang sangat tinggi kebutuhannya di Meranti," ungkap Bupati Irwan.
 
Sementara itu, sebagai tindak lanjut kerja sama dengan pihak WaterTech Pte Ltd Singapura, Pemkab Kepulauan Meranti juga melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan BUMN negeri singa itu. Perusahaan air bersih asal Singapura ini secepatnya akan mulai melakukan persiapan operasi di Kepulauan Meranti dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk masyarakat.
 
Bupati Irwan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada perusahaan yang telah bersedia berinvestasi dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat. Diharapkan dengan beroperasinya perusahaan ini, krisis air bersih yang sering terjadi dapat diatasi untuk jangka panjang.
 
"Kekurangan air bersih menjadi permasalahan klasik bagi masyarakat di Kepulauan Meranti terlebih saat musim kemarau. Dengan beroperasi perusahaan ini nantinya diharapkan mampu mengatasi masalah ini," ungkap Irwan usai penandatanganan MoU dengan Direktur WaterTech Pte Ltd Singapura, Dawn Kong yang dilaksanakan di Ballroom Grand Meranti Hotel Selatpanjang.
 
MoU merupakan tindaklanjut atas kunjungan dan tawaran kerja sama dari pihak WaterTech ke Selatpanjang beberapa waktu lalu. Dalam penanda-tanganan MoU tersebut dihadiri juga Kepala Bappeda dan Kadis PU Kepulauan Meranti yang telah mengunjungi dan melihat langsung proses operasi perusahaan Pemerintah Singapura (BUMN) itu di Singapura.
 
"Atas kunjungan itu kita yakin WaterTech memang memiliki kapasitas dan kemampuan untuk penyediaan air bersih, berkualitas dan sehat. Karena mereka memiliki teknologi," ungkap Irwan.
 
Menurut data Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Kepulauan Meranti, daerah ini hanya memiliki permukaan tanah sekitar 4 meter di atas permukaan laut. Kondisi tersebut menyebabkan wilayah kepulauan ini kekurangan sumber air tawar. "Yang ada hanya tasik (danau) di tengah hutan. Selain itu semua sungai di Kepulauan Meranti adalah air asin atau air laut," jelas Kepala BLH, Drs Irmansyah MSi.
 
Direktur WaterTech Pte Ltd Singapura, Dawn King didampingi Tan Chee Meng, Manager Business Development & Projects dan dua staf lainnya, saat memperkenalkan profil perusahaan yang dipimpinnya tersebut, menjelaskan WaterTech merupakan perusahaan pengembang sistem penyediaan air minum yang telah melaksanakan berbagai project di berbagai negara. Baik di Asia maupun wilayah Timur Tengah.
 
"Teknologi yang kami miliki mampu menyediakan air yang bersih dan layak untuk konsumsi," terang Dawn Kong. (adv/sas)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com