Disperindag Meranti Janji Tindak APMS Bandel

Dibaca: 874 kali  Sabtu,09 Agustus 2014 | 06:54:00 WIB

Disperindag Meranti Janji Tindak APMS Bandel
Ket Foto :

SELATPANJANG - Setiap lebaran Idul Fitri 1435 Hijriyah penggunaan BBM cenderung meningkat seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, sebelumnya Disperindagkop-UKM Kepulauan Meranti telah berupaya mengantisipasi hal itu dengan mengusulkan penambahan kuota BBM.

Demikian dikatakan Kadis Disprindagkop Kepulauan Meranti, Syamsuar Ramli SE, Kepada wartawan saat dikonfirmasi, Jumat (8/8/2014).

Syamsuar menjelaskan, masalah ketersedian BBM di Kepulauan Meranti adalah fenomena yang tidak bisa dipungkiri menjelang dan sesudah idul fitri.

"Makanya untuk antisipasi terhadap hal tersebut kami mengajukan tambahan quota BBM jenis prenium sebesar 150 Kilo Liter (KL) yang dialokasikan kepada masing-masing APMS," ungkapnya.

Diantara APMS yang mendapat penambahan kuota BBM pada Idul Fitri ini, rincinya, antara lain APMS BUMD PT Bumi Meranti Sejahtera Kecamatan Tebingtinggi penambahan sebanyak 4 KL, APMS CV Tujuh Saudara Kecamatan Tebingtinggi 30 KL, PT Mas Artha Sarana Kecamatan Tebingtinggi 30 KL, PT Afiyoke Trinanda Sejahtera Kecamatan Rangsang 30 KL dan CV Usaha Sebati Kecamatan Merbau 30 KL, yang jumlah keseluruhannya menjadi 150 KL.

"Tambahan alokasi tersebut dijual langsung oleh APMS kepada konsumen dan tidak dibenarkan kepada para pengencer, namun dijual pada tempat yang telah di sediakan oleh APMS," bebernya.

"Kita berharap APMS yang dikasi kuotanya itu dapat berjalan semestinya, tapi hingga saat ini setelah lebaran masih banyak APMS yang membandel dan akan kita tindak," terangnya.

Menurutnya, mengingat kebutuhan pokok bagi kalangan luas masyarakat, pihak APMS haruslah bekerja sesuai surat edaran yang telah dilayangkan. Apalagi APMS masih menjual BBM bersubsidi, maka BBM tersebut harus disalurkan sesuai peruntukanya, bukan dijual untuk kebutuhan industri.

"Apabila menyimpang dari ketentuan maka Disprindagkop UKM akan berikan sanksi tegas dan segala resiko hukum diserahkan kepada pihak APMS," tegasnya. (rep01/sas)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com