Pemkab Meranti Koordinasikan Pencegahan Paham ISIS

Dibaca: 802 kali  Selasa,12 Agustus 2014 | 03:59:00 WIB

Pemkab Meranti Koordinasikan Pencegahan Paham ISIS
Ket Foto :

SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, melarang warganya untuk mendukung paham dan ideologi organisasi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang diduga kuat telah melakukan serangkaian kejahatan manusia di dua negara itu.
 
Demikian diungkapkan Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), Asroruddin, kepada wartawan di Selatpanjang, Senin (11/8/2014).
 
"Untuk itu kami selaku instansi teknis telah melakukan langkah koordinasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, sehingga faham dan ideologi organisasi teroris tersebut tidak sampai masuk ke Kabupaten Kepulauan Meranti," ujarnya.
 
Mantan Camat Merbau itu mengakui, pihaknya terus melakukan antisipasi atau penangkalan masuknya organisasi tersebut melalui peran dari berbagai elemen penting masyarakat, seperti kalangan Ulama atau para Kiyai, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pihak Kementerian Agama.
 
Termasuk peran pihak Madrasah atau sekolah-sekolah serta majelis Taklim maupun instansi terkait lainnya, agar secara bersama melakukan antisipasi dan penolakan masuknya paham organisasi itu.
 
"Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menolak tegas, dan melarang masyarakat mendukung organisasi yang tidak sesuai dengan UU serta yang dapat mengancam keutuhan NKRI tersebut," kata Asroruddin.
 
Senada itu, Ketua Yayasan Pejuang Meranti, Ramlan Abdullah juga mengajak masyarakat daerah ini, khususnya para kaula muda dan pelajar serta para mahasiswa agar tetap berfikir jernih dan tidak mudah terpengaruh terhadap ajakan untuk melakukan pelanggaran hukum.
 
"Kalaupun sebuah tujuan mulia tapi dilakukan dengan cara melanggar hukum dan hak azasi manusia, itu berarti perbuatan yang tetap melanggar hukum. Dan setiap perbuatan yang langgar hukum, adalah perbuatan tercela, baik di dunia maupun di akhirat kelak," ungkapnya.
 
Ia menghimbau kepada para anak muda generasi bangsa, yang akan meneruskan pembangunan daerah dan bangsa ini kedepan agar tetap berpedoman pada UU dan hukum yang berlaku.
 
"Berbuatlah sesuatu untuk sebuah kebajikan, sehingga peran kita di tengah masyarakat dapat membawa berkah dan kemaslahatan bagi masyarakat lainnya," sebut Ramlan. (rep01/sas)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com