3,5 Tahun, Pelabuhan Kecamatan 3T Masih Semrawut

Dibaca: 994 kali  Kamis,21 Agustus 2014 | 04:54:00 WIB

3,5 Tahun, Pelabuhan Kecamatan 3T Masih Semrawut
Ket Foto :

SUNGAI TOHOR - Kecamatan Tebingtinggi Timur (3T) yang memasuki usia 3,5 tahun, hingga kini belum memiliki Pelabuhan Rakyat yang layak. Sampai saat ini pelabuhan di Sungaitohor yang merupakan Ibukota Kecamatan itu masih semerawut dan terkesan seperti kampung tertinggal.
 
Seperti diungkapkan salah seorang pengurus KONI Kecamatan Tebingtinggi Timur, Zamhur, kepada wartawan, Kamis (21/8/2014). Dikatakannya, tiga setengah tahun Kecamatan ini berdiri, masyarakat belum merasakan adanya pelabuhan yang bisa menandai bahwa Desa Sungaitohor adalah sebuah Ibukota Kecamatan.
 
"Kami sebagai masyarakat perlu mempertanyakan kondisi itu kepada Pemda. Apakah Ibukota Kecamatan ini tidak perlu dibangun pelabuhan. Mestinya diprioritaskan, jangan sama saja seperti pelabuhan desa. Tahun 2012 silam pernah dilakukan survei oleh konsultan dari Jakarta, berminggu-minggu mereka nginap di Sungaitohor ini," kata Zamhur.
 
Pada tahun 2013 lalu, kata zamhur, Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti menginformasikan bahwa pada tahun 2014 ini pelabuhan tersebut akan dibangun dari dana APBN. Namun sampai sekarang belum juga direalisasikan oleh pihak yang terkait.
 
"Nyatanya kami masih menunggu pembangunan pelabuhan itu. Kondisi saat ini tidak layak untuk kapal-kapal besar seperti Ferry Fiber, terutama saat arus mudik dan turun naik penumpang hari-hari biasa di ibukota Kecamatan yang sangat padat. Sekarang ini jika mau ke Tanjung Balai Karimun, Batam atau Tanjungpinang terpaksa diantar ke tengah laut pakai pompong yang sangat beresiko," Ungkapnya.
 
Lebih lanjut, kata Zamhur, dirinya pernah mempertanyakan hal itu kepada Camat Tebingtinggi Timur. Menurut informasi Camat, kemungkinan pada tahun 2014 ini pembangunan pelabuhan itu dicancel dulu, dan baru akan dibangun pada tahun 2015 mendatang.
 
"Terus terang saya atas nama masyarakat sangat kecewa karena tahun 2014 ini belom dibangun juga pelabuhan di ibukota Kecamatan ini. Tentunya jika tahun 2015 nanti sesuai pengakuan Pak Camat itu tidak dibangun juga, maka janji Pemerintah sudah keterlaluan," ujar Zamhur.
 
Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi, saat dikonfirmasi mengatakan, kabar batalnya pembangunan pelabuhan Kecamatan itu pada Tahun 2014 ini diperoleh saat pelaksanaan Musrenbang Kabupaten beberapa waktu lalu. Namun direncanakan pembangunan pada tahun anggaran 2015 mendatang.
 
"Saya juga tidak tahu penyebab dicancelnya pembangunan di tahun 2014 ini. Saya juga minta Dishub agar pembangunan pelabuhan Kecamatan ini menjadi skala prioritas. Tapi saya harap masyarakat bersabar, semoga segera terealisasi tahun 2015," harap Camat. (rep01/sas)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com