Warga 3T Nantikan Akses Jalan Lukun - Sei Tohor

Dibaca: 1425 kali  Senin,15 September 2014 | 03:45:00 WIB

Warga 3T Nantikan Akses Jalan Lukun - Sei Tohor
Ket Foto :

SELATPANJANG - Tahun ini pengerjaan jalan lintas Lukun - Sungaitohor kembali dilanjutkan. Setidaknya pada tahun anggaran 2014 ini Pemkab Kepulauan Meranti kembali menggelontorkan dana sekitar Rp 13,5 Miliar lebih untuk membuka akses jalan tersebut.
 
Camat Tebingtinggi Timur (3T), Helfand, kepada wartawan, Minggu (14/9/2014) mengatakan mereka sangat berterimakasih karena akses darat tersebut kembali dikerjakan tahun ini. Katanya lagi, anggaran untuk lanjutan pengerjaan jalan lintas Lukun-Sungaitohor pada tahun ini sekitar Rp 13.579.268.000, yang dikerjakan oleh PT Dambha Prima Utama, dengan waktu pelaksanaan 160 hari kalender yang diawasi oleh perusahaan konsultan pengawas CV Refena Kembar Anugrah.
 
"Jalan lintas ini salah satu program merangkai pulau, desa atau kecamatan yang terisolir menuju Ibukota Kabupaten. Jalan lintas ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Tebingtinggi Timur dan telah lama diidam-idamkan oleh masyarakat dari 10 desa dalam wilayah Kecamatan ini," kata Helfandi.
 
Lelaki yang akrab dipanggil Iin itu juga menambahkan, jalan lintas Lukun-Sungaitohor juga merupakan jalan penyanggah ke Ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti, yaitu Selatpanjang. Apabila akses ini terbuka, kata Iin, maka 10 desa dalam wilayah Kecamatan 3T akan mudah bolak balik dari satu desa ke desa lain atau ke Ibukota Kecamatan dan Ibukota Kabupaten.
 
"Dengan terbuka akses ini maka dengan sendirinya pertumbuhan ekonomi untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat jadi meningkat. Karena di kiri kanan jalan ini juga terdapat perkebunan karet dan sagu, selama ini dalam hal pemasaran dan membawa hasil panen terlalu jauh dan waktu yang lama karena kondisi jalan yang tidak ada," tambahnya lagi.
 
Sementara itu, Kepala Desa Batin Suir, Tarmizi AMaPd, berharap kalau bisa tahun 2015 nanti akses jalan sudah bisa ditembus ke Desa Sungaitohor. Hal ini penting karena hubungan desa-desa dengan ibukota kecamatan selama ini sangat mahal, harus melewati ibukota kabupaten dan dilanjutkan naik kapal.
 
"Kalau bisa tahun 2015 nanti Dinas PU tidak usah base C nya dulu, tapi naikkan saja bodi jalannya menggunakan alat berat agar langsung menembus Desa Sungaitohor Barat atau Desa Sungaitohor, biar cepat aksesnya terbuka. Walaupun dengan kondisi seperti itu nantinya, kami tetap bersyukur," ujarnya. (rep01/sus)
 
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com