Camat 3T Dukung Pengembangan Agro Wisata

Dibaca: 1625 kali  Minggu,19 Oktober 2014 | 08:43:00 WIB

Camat 3T Dukung Pengembangan Agro Wisata
Ket Foto : Camat 3T, Helfandi, melihat perkebunan buah naga di Kampung Labasan, Desa Pakem Sari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, belum lama ini

SELATPANJANG - Camat Tebingtinggi Timur (3T), Helfandi, mengaku sangat mendukung rencana Pemkab dalam upaya pengembangan Agro Wisata. Menurutnya, banyak potensi pertanian dan perkebunan di Kepulauan Meranti yang dapat menjadi daya tarik bagi sektor pariwisata.

Hal itu diungkapkan Helfandi setelah mengikuti studi banding Camat se-Kabupaten Kepulauan Meranti ke Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yokyakarta, yang ditaja Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kepulauan Meranti, tanggal 13 sampai 16 Oktober 2014 lalu.

"Kami sangat terkesan dengan kunjungan ke Desa Pakem Sari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Yogyakarta kemarin. Kunjungan itu bertujuan untuk peningkatan Kapasistas Aparatur pada bidang Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan, hingga pengembangan Agro Wisata," ujarnya.

Kunjungan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE MM bersama Sekretaris Dinas, H Sihana SP, ungkap Helfandi, juga memberikan pengetahuan baginya tentang bagaimana memotivasi para petani.

"Kami diberikan materi bagaimana memotivasi para petani, bagaimana cara memajukan desa melalui Sumberdaya lokal, baik itu pertanian, peternakan, perkebunan dan ketahanan pangan, serta menjadikan desa wisata sesuai kearifan lokal, dengan pemanfaatan lingkungan perkarangan rumah untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rumah tangga," ungkapnya.

Saat kegiatan tersebut, lanjutnya, rombongan peserta diinapkan di Kampung Labasan, Desa Pakem Sari dengan suasana yang sangat natural, seperti rumah singgah yang dikelola oleh P4S Desa Pakem Sari, yang di sekelilingnya ada sawah dan tanaman pertanian lainnya.

"Kami juga dibawa ke lapangan untuk melihat pengelolaan buah naga dan budidaya bermacam jamur yang merupakan primadona Kabupaten Sleman, di Kampung labasan, Desa Pakem sari, yang merupakan salah satu model desa wisata yang ada di Kecamatan Pakem," ujarnya.

Menurut Camat Helfandi, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti juga bisa melakukan pengembangan agro wisata sesuai kearifan lokal, baik itu dari potensi pertanian, peternakan, perkebunan, hingga industri tanaman sagu.

"Banyak hal yang bisa di lakukan seperti optimalisasi lahan perkarangan rumah, tanah kosong yang belum dimanfaatkan, pengolahan sagu basah, ampas sagu untuk pakan ternak, biogas, peternakan sapi, hutan gambut, mangrove, pengrajin pandan, pengrajin gula kelapa serta kebun indukan buah-buahan," ucapnya.

Namun demikian, jelasnya, untuk pengembangan desa agro wisata di Kecamatan Tebingtinggi Timur, pihaknya masih perlu dukungan semua pihak, disamping adanya kelompok yang bisa menggerakan masyarakat, seperti kelompok sadar wisata lingkungan pertanian dan perkebunan.

"Dibandingkan daerah di pulau jawa, sebenarnya kita lebih banyak potensinya, namun mindset masyarakat harus pelan-pelan kita ubah, sehingga potensi yang sangat menjanjikan ini dapat dikembangkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat kedepan," kata Helfandi. (rep01/sus)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com