*Bawa Sejumlah Kepala SKPD

Bupati Catat Aspirasi Warga Rangsang Barat

Dibaca: 924 kali  Rabu,03 Desember 2014 | 06:19:00 WIB

Bupati Catat Aspirasi Warga Rangsang Barat
Ket Foto : Bupati, Drs H Irwan MSi, diampingi Isteri Hj Nirwanasari SE, meresmikan Kantor UPZ Kecamatan Rangsang Barat, Rabu (3-12)

RANGSANG BARAT - Dalam rangka percepatan pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti hingga ke pelosok desa dan mempererat silahturahmi dengan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Rangsang Barat, Bupati Drs H Irwan MSi, didampingi sejumlah Kepala SKPD menghadiri acara temu tokoh sekaligus menghimpun aspirasi masyarakat.

Acara yang dikemas dengan peresmian kantor dan pelantikan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kecamatan Rangsang Barat ini, dipusatkan di Kantor UPZ, Jalan Pelabuhan, Desa Lemang, Rabu (3/12).

Hadir dalam kesempatan itu, anggota DPRD, Edi Masyhudi, para staf ahli Bupati, Kadis PU, Ardhahni, Kadislutkan, Drs Askandar, Kadiskes, dr Irwan Suwandi, Kadishutbun, Ir Mamun Murod MM, Kadis Pertanian, Yulian Norwis, Kadisdukcapil, Jonizar, Kadisperindagkop UKM, Sekretaris Bappeda, La Ode, Kabag Kesra, Rosdaner dan Perwakilan Bank BRI.

Kegiatan diawali dengan Peresmian Kantor dan pelantikan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Rangsang Barat oleh Bupati. Peresmian Kantor UPZ Rangsang Barat ini seperti dijelaskan Sekretaris Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti, M Kosim MA, menindak lanjuti intruksi dari Bupati dalam rangka mengaktifkan UPZ di tiap Kecamatan.

Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, dalam sambutannya berharap pengelola UPZ dapat bekerja maksimal, dan Pemda sangat mendukung penuh. "Kita telah memberikan bantuan ambulan laut yang pengelolaanya diserahkan kepada Badan Amil Zakat termasuk biaya operasionalnya yang mencapai Rp1.2 Miliar," jelas Bupati, sambil berharap Badan Amil Zakat dapat membantu masyarakat sesuai tugas yang diamanatkan.

Keberadaan Badan Amil Zakat seperti diakui Camat Rangsang Barat, Said Jamhur, sangat dirasakan masyarakat dimana telah memberikan bantuan modal kepada pengusaha mikro dan kecil berjumlah 140 Kepala Keluarga, serta ambulan laut untuk keluarga kurang mampu saat mengalami sakit.

Sementara dalam silahturahmi Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti telah menghimpun berbagai aspirasi dan keluhan warga untuk segera diruntaskan. Adapun yang menjadi usulan diantaranya banguan rumah ibadah surau dan mushola, infrastruktur jalan, bantuan hewan ternak, fasilitas pendidikan terutama meja dan kursi, hingga pengembangan potensi perkebunan kopi.

Kepala Dinas PU Kabupaten Kepulauan Meranti, Ardhahni, menjelaskan di tahun 2015 mendatang akan melaksanakan 9 program pembangunan seperti jalan Pelabuhan Peranggas sepanjang 2.5 KM yang dianggarkan dalam APBD Meranti sebesar Rp5 Miliar, pembangunan jembatan Bokor yang semopat terhenti, Rehab jalan Rangsang Barat, Pembangunan Drainase, Pembangunan sarana dan prasarana ibadah serta turap. Semua program tersebut diharapkan dapat menjawab kerisauan warga yang mengaku banyak jalan dan kondisi pelabuhan yang rusak parah.

Untuk merealisasikan pembangunan tersebut dibutuhkan anggaran APBD, dimana seperti dikatakan anggota DPRD Edi Masyhudi, Kabupaten Kepulauan Meranti berkat kerja keras dan kerjasama Pemda dan DPRD termasuk daerah yang paling cepat dilakukan pengesahan. Sehingga mendapat reward 25 M dari Kementerian Keuangan RI.

Dan yang menarik program peningkatan potensi Kopi oleh Dinas Perkebunan, seperti dijelaskan Kadis Perkebunan, Mumun Murod. Kopi Meranti sangat menjanjikan karena telah menjadi komoditi penting di negara tetangga Malaysia.

"Hasil kajian Kopi yang berada di dataran rendah memiliki citarasa yang sempurna," ucapnya, dimana harganyapun mampu memcapai 45 ribu rupiah perkilogram. Kedepan Kopi Meranti akan dibuat sertifikasi IG (Identifikasi Geologis) dalam rangka menarik para investor.

Ditegaskan Bupati pula, Pemkab Kepulauan Meranti komit membangun hingga ke pelosok desa dengan dianggarkannya dana sebesar Rp1.5 Miliat perdesa.

"Dari APBD Kabupaten ada Rp1.5 Miliar dan APBN Rp1.5 Miliar, belum lagi bantuan dari Pemerintah Provinsi sebesar Rp500 juta, kurang kebih tiap desa di Meranti mendapat jatah dana sebesar Rp3.5 Miliar," ucap Bupati mengakhiri disambut dengan tepuk tangan warga. (hms/sus)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com