Kapal Perintis Berhenti Berlayar di Kepri

Dibaca: 1531 kali  Minggu,11 Januari 2015 | 07:29:00 WIB

 Kapal Perintis Berhenti Berlayar di Kepri
Ket Foto :

Tanjungpinang-KM Gunung Bintan, KM Terigas, KM Sabuk Nusantara 30 dan 39 saat ini berhenti melakukan pelayaran karena perubahan harga BBM  memperlambat  proses tender dan lelang dari Kementrian Perhubungan.
 
"Desember 2014 sebenarnya sudah dilelang, tetapi karena pada 1 Januari 2015 minyak turun, membuat terjadi perubahan pada RAB, sehingga terjadi keterlambatan penenderan dan pelelangannya," kata Sekretaris Komisi III DPRD Kepri, Sofyan Samsir, kemarin.
 
Otomatis sambungnya, 4 kapal tersebut berhenti beroperasi. Bahkan untuk KM Sabuk Nusantara 39 sudah sekitar 2 minggu tidak melakukan aktifitas pelayaran.
 
Informasi keterlambatan tender tersebut membuatnya  meminta, agar proses penenderan dipercepat untuk kepentingan masyarakat.
 
"Supaya jangan sampai menunggu lama, karena masyarakat Kepri sangat membutuhkan kapal tersebut guna mendistiribusikan orang dan pasokan makanan ke pulau atau daerah di Kepri yang dilaluinya agar tidak terjadi gangguan stok pangan dan akses transportasi," papar Sofyan.
 
Anggota Fraksi Golongan Karya tersebut juga meminta agar, KM Gunung Bintan, KM Terigas, KM Sabuk Nusantara 30 dan 39 perlu dilakukan peninjauan ulang rute.
 
Ia mencontohkan, KM Sabuk Nusantara 39 yang berlayar dari Kijang - Letung - Terampa - Midai - Pulau Tiga - Sedanau - Pulau Laut - Ranai - Subi - Serasan - Pontianak.
 
"Dari Pontianak, KM Sabuk Nusantara 39 langsung ke Tambelan dan kembali ke Tanjungpinang. Artinya, terlalu jauh jangkauan masyarakat untuk kembali pulang ke tujuannya, sehingga ini yang perlu di tinjau ulang," ucap Sofyan.
 
Beda dengan KM Bukit Raya yang pergi dan pulang dengan jalur yang sama.
 
"Karena ini juga berpengaruh terhadap penumpang dan barang," ucapnya.
 
Kiranya dampak penurunan BBM 1 Januari 2014 menurunkan harga tiket, pihaknya berharap, pelayanan di kapal-kapal tersebut tetap lebih baik. Serta, proses penenderan bisa secapatnya dilakukan sebelum akhir Januari 2015. (rep05/ant)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com