Jika Hujan, Jalan Desa Direndam Banjir

Dibaca: 755 kali  Rabu,14 Januari 2015 | 05:25:00 WIB

Jika Hujan, Jalan Desa Direndam Banjir
Ket Foto : ilustrasi

TEBING TINGGI BARAT - Curah hujan yang tinggi mengundang keresahan masyarakat Desa Tanjung Darul Takzim. Pasalnya, genangan air hujan merendam jalan desa itu sepanjang 3,5 kilometer. Dengan kondisi ini membuat aktifitas masyarakat terganggu.

"Masyarakat bukan tidak bisa beraktifitas karena turunnya hujan, tapi karena jalan satu-satunya penghubung desa terendam air sepanjang 3,5 kilometer. Kalau hujan saja kita masih bisa pakai jas hujan, tapi kalau jalan terendam air, maka tidak bisa kita lalui," ucap Haryadi, warga Desa Tanjung Darul Takzim, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (14/1).

Terlebih lagi, imbuh Haryadi, jalan yang terendam itu jalan tanah dan menggunakan sekeping papan. Sudah dipastikan dengan kondisi tersebut akan susah dilalui oleh masyarakat. Tak jarang masyakarat yang nekat melalui jalan itu tergelincir dan jatuh karena licin.

"Tinggi airnya dibeberapa titik bisa mencapai selutut orang dewasa. Kalau anak-anak bisa mencapai sepinggul. Kalau sudah kondisi seperti ini, biasanya para orang tua tidak akan mengizinkan anaknya ke sekolah. Kalau orang dewasa masih maksa juga melintasi jalan tersebut untuk melakukan aktifitas kerja, tapi melintasi jalan tersebut harus hati-hati karena sering jatuh," sebut Haryadi yang juga staf Desa Tanjung Darul Takzim.

Dituturkan warga Desa Tanjung Darul Takzim lainnya, Rozak, bahwa genangan air tersebut akan kering memakan waktu yg cukup lama. Air akan surut selama 3 hari, namun jalannya masih tetap licin dan becek. Masyarakat mengandalkan kepingan papan yang dijejerkan sepanjang jalan tersebut.

"Kalau sudah panas selama satu minggu, baru jalan tanah ini kering, tapi kalau musim hujan saat ini sudah pasti sulit untuk kami lalui, kalau biasanya waktu tempuh antara 20 sampai 30 menit. Tapi dalam kondisi saat ini mungkin kami sedikit berhati-hati membawa kendaraan, waktu tempuh sampai ke pelabuhan bisa mencapai 1 jam," ucap Rozak.

Masyarakat Desa Tanjung Darul Takzim berharap pemerintah daerah bisa membangun jalan desa mereka, paling tidak memberikan timbunan base, agar jalan tersebut meski dalam kondisi hujan masih bisa dilalui oleh masyarakat, terlebih anak-anak mereka ke sekolah. (rep01/sus)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com