*Himpun Aspirasi Masyarakat

Bupati Berdialog Dengan Warga Tebingtinggi Barat

Dibaca: 1085 kali  Rabu,25 Februari 2015 | 12:12:00 WIB

Bupati Berdialog Dengan Warga Tebingtinggi Barat
Ket Foto : Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, disambut pencak silat saat kunjungan ke Desa Alai Selatan, Selasa (24-2)

TEBINGTINGGI BARAT - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, berdialog dengan warga Kecamatan Tebingtinggi Barat, acara yang dikemas dengan pelantikan BPD, peresmian Kantor Desa dan penutupan Musrenbang Kecamatan itu dipusatkan di Kantor Desa Alai Selatan, Selasa (24/2).

Hadir dalam acara peresmian itu Wakil Ketua DPRD, Muzamil, Asisten I Setdakab, Alizar SSos, serta para Kepala Badan, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bidang dan Kepala Bagian di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.

Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturrahmi antar masyarakat Tebingtinggi Barat dan Bupati Irwan, sekaligus menghimpun aspirasi masyarakat terkait program pembangunan strategis untuk dilaksanakan pada tahun anggaran mendatang.

Dalam dialog atau tanya jawab bersama Bupati, berbagai aspirasi disampaikan masyarakat, mulai dari pembangunan jalan, tanggul, gorong-gorong hingga bantuan pupuk dan irigasi.

Camat Tebingtinggi Barat, Rizki Hidayat, mengatakan saat ini khusus untuk gedung sekolah di Kecamatan Tebingtinggi Barat sudah terpenuhi, namun sebagai daerah baru masih banyak yang perlu dibenahi mulai dari pengaspalan jalan, pembangunan gorong-gorong air, kanal atau bendungan dan bantuan pupuk untuk meningkatkan produktifitas pertanian.

Menyikapi masalah itu, Bupati Irwan bersama SKPD terkait komit melakukan pemerataan pembangunan hingga perdesaan. Bupati menyadari usulan Musrenbang terkadang tak terakomodir dalam APBD Meranti, untuk mensiasati itu Pemda telah mnganggarkan dana Rp15 Miliar per Kecamatan.

"Dengan dana ini kita harapkan apa yang diusulkan oleh masyarakat dapat tertampung," ujar Bupati.

Bukan itu saja, Pemda Meranti juga telah menganggarkan dana sebesar Rp144 Miliar yang diperuntukan untuk 101 Desa dan Kelurahan. Dana ini ditegaskan Bupati sebagai pengganti program PNPM yang telah dihentikan pemerintah pusat.

"Tiap Desa akan mendapatkan anggaran dana desa Rp1,4 Miliar yang dibagi Rp700 juta untuk ADD dan Rp700 juta untuk pembangunan infrastruktur dalam Program Meranti Mandiri," jelas Bupati.

Masalah bajir yang terjadi di Desa Gogok dan jalan antara Alai dan Mengkikip, turut menjadi perhatian Bupati, sehingga memerintahkan Dinas PU dan Bappeda untuk mengakomodirnya.

"Persoalan banjir akan dilakukan tata kelola air dengan baik saya minta Dinas PU dan Bappeda segera lakukan survei untuk dibuat drainase pengarah air," ujar Bupati.

Hal senada juga didukung oleh Wakil Ketua DPRD, Muzamil, yang mengatakan dana APBN untuk mengaspal Jalan Alai dan Mengkikip telah tersedia sebesar Rp55 Miliar dalam APBN Perubahan Tahun 2015 ini.

Disamping menggesa berbagai pembangunan infrastruktur strategis, Bupati juga meminta masyarakat untuk mengawasi berbagai proyek pembangunan yang dilaksanakan. Jika ditemukan penyelewengan, Bupati minta segera laporkan.

"Masyarakat mari pantau proyek pembangunan yang dilaksanakan, laporkan jika tidak beres, ini harus diberikan sanksi hukum," ujar Bupati yang tidak ingin anggaran yang ada tak memberikan hasil optimal untuk masyarakat. (rls/hms)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com