Di Meranti, Buang Sampah Sembarangan Bakal Kena Sanksi

Dibaca: 1089 kali  Senin,02 Maret 2015 | 08:48:00 WIB

Di Meranti, Buang Sampah Sembarangan Bakal Kena Sanksi
Ket Foto : Ilustrasi

SELATPANJANG - Kepala Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan (DPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti, Joko Surianto Selamat SH MSi, mengaku geram dengan rendahnya tingkat kepedulian masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, untuk itu pihaknya mulai merancang regulasi Peraturan Daerah tentang Kebersihan.

“Melalui Perda itu, nantinya siapa saja yang membuang sampah sembarangan akan dikenai sanksi dan siapa saja yang menangkap pembuang sampah sembarangan itu diberikan berupa upah,” kata Joko, saat ditemui merantionline.com dikantornya, Senin (2/3).

Menurutnya, pemberlakukan sanksi tegas bagi warga yang mengabaikan kebersihan lingkungan mesti diterapkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, utamanya di Kota Selatpanjang. Dari pengamatannya sejak awal menjadi Kepala DPKP, tingkat kesadaran masyarakat dinilai masih sangat rendah.

“Padahal sudah kita sediakan tong sampah dekat pemukiman dan pertokoan mereka, tapi masih saja membuang sampah ke sungai dan ke laut. Jadi perlu kami usulkan rencana teknis yang tertuang dalam Perda, dimana orang yang tertangkap membuang sampah sembarangan bisa kena sanksi denda Rp500 ribu,” ujarnya.

Untuk memantapkan Rancangan Peratuan Daerah tentang Kebersihan itu, Joko berencana akan mengadopsi regulasi daerah lain yang dinilai sudah berhasil dalam penerapannya. “Kita akan studi ke berbagai daerah, bagaimana bentuk Perda yang mereka terapkan dan bagaimana hasil penerapannya,” ucapnya.

Setelah draft Ranperda itu rampung, lanjut Joko, nantinya akan diserahkan kepada Bagian Hukum Setda Kabupaten Kepulauan Meranti, untuk dirapikan legal draftingnya serta diajukan kepada Lembaga DPRD untuk dibahas sampai disahkan Dewan.

“Setelah Ranperda itu disahkan Dewan menjadi Perda, maka kami terlebih dahulu akan mensosialisasikannya hingga ke tingkat Kelurahan. Untuk itu, kami juga mengharapkan dukungan semua pihak agar tujuan positif ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” harapnya.

Diinformasikannya pula, mulai Senin ini petugas kebersihan DPKP Kepulauan Meranti melakukan pembersihan di alur Sungai Juling Selatpanjang. Sebanyak 30 orang petugas kebersihan turun ke sungai melakukan pengerukan sampah yang mengendap di sungai tersebut. (cr4/sus)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com