*Menderita Penyumbatan Saluran Empedu

Pengobatan Sukna Clarisa Butuh Pencangkokan Hati

Dibaca: 1604 kali  Jumat,13 Maret 2015 | 02:11:00 WIB

Pengobatan Sukna Clarisa Butuh Pencangkokan Hati
Ket Foto : Bayi Sukna Clarisa usia 5 bulan yang mengidap penyakit penyumbatan saluran empedu

SELATPANJANG - Sukna Clarisa, bayi 5 bulan dari pasangan Sukriyan dan Alaina Yusnita, warga Jalan Hidayah Desa Alahair Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, membutuhkan uluran tangan dari pemerintah dan para dermawan untuk mengobati penyakit yang dideritanya.

Ayah bayi Sukna Clarisa, Sukriyan, yang sehari-hari berjualan bahan makanan ini mengatakan, bayinya diketahui memiliki kelainan sejak lahir dengan menderita penyumbatan saluran empedu, sehingga untuk mengobatinya dibutuhkan operasi pencangkokan hati yang memakan biaya tidak sedikit.

"Kami hanya hidup dari berdagang kecil-kecilan. Setelah kesana-kemari membawa berobat anak kedua kami ini, baru diketahui ia menderita penyumbatan saluran empedu, yang biaya pengobatannya tidak sedikit, karena membutuhkan pencangkokan hati," kata Sukriyan.

Dikatakannya, selama ini pengobatan terhadap penyakit bayinya hanya mampu dengan berbekal Kartu BPJS jalur umum dan uang seadanya, karena sehari- hari dirinya hanya pedagang bahan makanan, yang terkadang ada yang membeli dan kadang juga sepi pembeli.

"Kami sudah berusaha semampu mungkin untuk mendapatkan pengobatannya. Kami berharap bayi kami bisa hidup dengan selayaknya. Kalau itu diluar kamampuan kami, kami juga pasrah kepada Allah," sebutnya.

Mendengar kabar penderitaan bayi 5 bulan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs H Iqaruddin MSi, mengaku turut merasa prihatin dan kasihan. "Saya sungguh merasa kasihan dan saya harapkan pihak RSUD cepat menangani masalah ini," ucap Sekda Iqaruddin. (bom)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com