*Tinjau Pola Pembuatan Sekat Kanal

Tim Pemkab Siak Berkunjung ke Desa Sungaitohor

Dibaca: 946 kali  Sabtu,14 Maret 2015 | 03:15:00 WIB

Tim Pemkab Siak Berkunjung ke Desa Sungaitohor
Ket Foto : Tim Pemkab Siak saat menyerap informasi langsung dari Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi SE MSi, Sabtu (14-3)

TEBINGTINGGI TIMUR - Rombongan Pemerintah Kabupaten Siak berkunjung ke Desa Sungaitohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (14/3). Kunjungan itu dalam rangka untuk melihat langsung pola pembuatan sekat kanal guna mengatur sirkulasi air di lahan gambut.

Rombongan dipimpin Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Kabupaten Siak, Dr H Fauzi Asni MSi, didampingi perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kehutanan dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Siak, disambut oleh Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi SE MSi, Kades Sungaitohor, Efendi serta Ketua Kelompok Masyarakat pengelola sekat kanal, Abdul Manan SE dan Nong Mel.

Setibanya di Sungaitohor, Tim Pemkab Siak ini langsung dibawa ke Jalan Parit Kekat Desa Sungaitohor untuk melihat secara langsung sekat kanal yang pernah dibuat kelompok masyarakat atas bantuan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Kunjungan Tim ini diperintah langsung oleh Bupati Siak, Drs H Syamsuar MSi, untuk mengetahui pola pembuatan sekat kanal di Sungaitohor, dimana menurut rencana Pemkab Siak juga akan membuat sekat kanal di 65 Desa rawan kebakaran hutan dan lahan yang ada di Kabupaten Siak.

Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi SE MSi, mengungkapkan kunjungan Tim Pemkab Siak ke Sungaitohor juga karena adanya rekomendasi dari Direktur Penanggulangan Kebakaran Hutan pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI.

“Rombongan Pemkab Siak ingin melihat langsung untuk mengetahui pola pembuatan sekat kanal dan apakah dengan pembuatan sekat kanal ini dapat menekan terjadinya kerawanan kebakaran hutan dan lahan di lahan gambut,” ujarnya.

Asisten I Setdakab Siak, Dr H Fauzi Asni MSi, mengatakan kultur tanah di sebagian besar wilayah Kabupaten Siak sama persis seperti di Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Jika dengan pembuatan sekat kanal ini bisa membantu mengatasi kerawanan Karhutla serta mengatur tata kelola air di lahan gambut, maka tidak ada salahnya Pemkab Siak juga membuat sekat kanal di wilayah rawan karhutla di Kabupaten Siak,” ucapnya.

Usai melihat langsung pola pembuatan sekat kanal di Sungaitohor, rombongan Pemkab Siak dijamu Kepala Desa Sungaitohor dengan suguhan makanan khas Kepulauan Meranti di pojok rokok kediaman Kepala Desa, berupa sempolet, lempeng, ongol-ongol dan cendol yang terbuat dari bahan Sagu. (rls/sus)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com