*Sempena Hari Rimbawan Nasional

Pemkab Kepulauan Meranti Komit Wujudkan Hutan Lestari

Dibaca: 1395 kali  Rabu,18 Maret 2015 | 01:34:00 WIB

Pemkab Kepulauan Meranti Komit Wujudkan Hutan Lestari
Ket Foto : Ilustrasi

SELATPANJANG - Momentum Hari Rimbawan Nasional bagi Kabupaten Kepulauan Meranti sangat strategis dalam upaya pembinaan rimbawan, kesigapan dan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan mewujudkan hutan yang lestari.

"Jadikan momentum ini sebagai wahana kontemplasi untuk mengukur sejauh mana upaya yang dilaksanakan dan hasil yang dicapai dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari," Ujar Bupati Kepualauan Meranti yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Alizar SSos, selaku Pembina Upacara Hari Rimbawan, Selasa (17/3) di halaman Kantor Bupati.



Upacara turut dihadiri Perwakilan DPRD, Perwakilan Polres, Asisten, Kepala Badan, Dinas, Kantor, Bidang dan Kepala Bagian dan tokoh masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dikatakan Alizar, Sumber daya hutan yang dimiliki Nusantara dengan keanekaragaman Hayati merupakan karunia tuhan yang wajib disyukuri, dengan cara dilindungi, dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, baik sekarang maupun dimasa datang.

Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti diwujudkan dengan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat agar hutan sebagai sumber daya semakin memberikan dampak dan kontribusi yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi daerah serta menyediakan lapangan kerja yang besar tanpa merusak lingkungan.

Lebih jauh dikatakan Asisten I Setdakab, Alizar SSos, Kabupaten Kepulauan Meranti berada disepanjang pantai timur Indonesia yang rentan terhadap abrasi, gugusan pulau yang merupakan tanah bergambut juga menjadi faktor utama rusaknya alam dan lingkungan serta terjadinya kebakaran.

Dari 680.414 Hektar (Ha) lahan, terdapat 50.000 Ha lahan kritis yang harus segera dilakukan rehabilitasi. "Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dengan sekuat tenaga telah berupaya melakukan rehabilitasi sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian hutan," papar Alizar.

Semua itu dikatakan Asisten, perlu dukungan dana yang besar dan partisipasi semua pihak, mulai dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten sendiri. Seperti diketahui Kabupaten Kepulauan Meranti melalui program Kementerian Kehutanan telah berhasil mengikutsertakan masyarakat pedesaan membangun Kebun Bibit Rakyat (KBR).

"Ini untuk memberikan gairah untuk membibit, menanam, memelihara dan memanen untuk perbaikan kesejahteraan sendiri," ujarnya.

 


Tidak kalah penting dan perlu perhatian serius, lanjutnya, adalah masalah kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang sampai saat ini masih menjadi salah satu bencana yang serius. Faktor penyebab karena cuaca ekstrim sehingga menimbulkan kekeringan disamping itu karena lahan gambut yang pembuatan kanalnya tidak terkelola dengan baik.

"Untuk itu Pemkab Kepulauan Meranti telah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk mendapat dukungan dana dalam rangka normalisasi tata kelola air pada lahan gambut dengan membuat sekat kanal pada setiap level ketinggian air agar lahan gambut selalu berada dalam kondisi lembab meminimalisir kebakaran lahan," ucapnya.

Pada kesempatan itu dalam rangka memberikan stimulus kepada masyarakat untuk melakukan penghijauan, Pemda Kepulauan Meranti bersama Forkompinda menggelar penanaman pohon Mahoni secara simbolis disepanjang kantor Bupati Kepulauan Meranti.

 

Selain itu juga diberikan penyerahan cinderamata oleh Asisten I Setdakab Meranti kepada Purna Rimbawan, H Ibrahim, Ridwan Mahadar dan H Marzuki, serta penyerahan bantuan Kemitraan Bank Riau Kepri Selatpanjang berupa 2 unit mobil Kebersihan kepada Pemda Kepulauan Meranti. (adv)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com