*Peduli Pengobatan Sukna Clarisa

Hingga Rabu Siang Terkumpul Sumbangan Rp56.730.500

Dibaca: 959 kali  Rabu,18 Maret 2015 | 04:52:00 WIB

Hingga Rabu Siang Terkumpul Sumbangan Rp56.730.500
Ket Foto : aksi sosial penggalangan dana peduli pengobatan bayi sukna clarisa di malaysia

SELATPANJANG - Uluran tangan para dermawan yang peduli pengobatan bayi Sukna Clarisa Willujeng Amanda (5 bulan), pengidap Atresia Bilier di Desa Alahair Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, terus mengalir. Hingga Rabu (18/3) pukul 12.45 Wib telah terkumpul sumbangan Rp56.730.500.

"Sejak Sabtu (14/3) pagi hingga Rabu siang ini telah terkumpul sumbangan dana yang sudah diterima oleh orang tua Bayi Sukna berjumlah Rp56.730.500," ungkap Koordinator penggalangan dana peduli Pengobatan Sukna clarisa, Iskandar.

Diungkapkannya, kegiatan sosial penggalangan dana untuk membantu pengobatan Bayi pengidap Atresia Bilier atau penyumbatan saluran cairan dari hati ke kandung empedu itu terus meluas, tidak hanya di Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti, namun bahkan sampai ke Malaysia.

"Saudara-saudara kita khususnya para perantau di Malaysia juga mengungkapkan keprihatinan atas penyakit yang diidap Bayi Sukna. Mereka juga melakukan penggalangan dana dari para dermawan di negeri jiran yang ingin membantu," ujarnya.

Kedua orang tua dan sanak famili bayi Sukna, kata Iskandar, merasa sangat bersyukur atas kepedulian yang datang dari banyak pihak, tidak hanya dari lingkungan tetangga sekitar dan para jurnalis, perhatian juga diberikan para pejabat di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Bahkan kemarin Pak Bupati datang langsung menjenguk Sukna Clarisa dan mengatakan akan mengupayakan merujuk pengobatan ke RSCM Jakarta. Selain itu beberapa anggota DPRD Kepulauan Meranti, juga ada yang mengirim sumbangan Rp10 juta tanpa menyebutkan nama," ucapnya.

Penyakit yang diderita Bayi Sukna Clarisa ini tergolong langka di Indonesia. Penyakit dengan istilah medis Atresia Bilier ini bukan merupakan penyakit keturunan dan tidak menular, dimana memperlihatkan gejala mata mulai menguning, pembengkakan pada bagian perut, urin berwarna lebih kuning pekat dan warna kulit bayi menjadi kuning pucat.

Atresia Bilier disebabkan oleh penyumbatan pada tuba atau saluran yang membawa cairan empedu dari hati ke kandung empedu. Belum ada obat yang dapat menyembuhkannya kecuali dilakukan operasi cangkok hati yang disebut Operasi Kasai dengan biaya lebih dari Rp1 Miliar.

Bagi dermawan yang tergugah untuk meringankan biaya pengobatan Sukna Clarisa, dapat menghubungi orang tuanya di nomor kontak 081276506478 dan 08127644959, atau bisa datang langsung ke alamat Jalan Hidayah, Alahair Timur, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. (fiq/sus)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com