Warga Pinggir Bengkalis Tewas Diinjak Gajah Liar

Dibaca: 1210 kali  Senin,23 Maret 2015 | 01:21:00 WIB

 Warga Pinggir Bengkalis Tewas Diinjak Gajah Liar
Ket Foto :

Duri-Peristiwa memilukan terjadi di kebun sawit milik Tewin di KM 50 Koto Pait, Beringin Kecamatan Pinggir Sabtu (21/3/2015) malam akhir pekan lepas. Penjaga kebun Tewin yang akrab disapa Waklung (52) menemui ajalnya di malam tersebut. Warga asal Kalimantan itu bukan meninggal dengan cara biasa. Dia tewas karena diinjak gajah liar.
 
Hal ini disampaikan salah satu warga Tasik Serai Timur, Ruli kepada RPG, Ahad (22/3). Ruli kaget setelah mendengar adanya warga yang tewas akibat di injak gajah liar di kebun sawit milik Tewin. Adapun lokasi kebun sawit tersebut berada di KM 50 Desa Beringin. Korban merupakan warga Kalimantan yang bekerja di kebun sawit milik Tewin.
 
Dari informasi yang beredar di masyarakat bahwa sebelum kejadian tersebut menimpa korban, malam itu korban sedang beristirahat di pondok yang ada di kebun sawit milik Tewin. Mendengar ada suara di luar pondok. Korban pun keluar dan melihat dari mana arah suara tersebut. Secara tiba-tiba satu ekor gajah liar mendekati korban. Korban pun langsung kaget dan sulit untuk berlari dan akhirnya, korban diinjak gajah liar dan tewas di tempat.
 
“Menurut informasi, Waklung langsung diinjak gajah itu. Akibatnya, korban tewas di tempat. Belum diperoleh informasi pasti kenapa gajah itu langsung marah,” tambah Ruli.
 
”Kami dari masyarakat dan pemerintah desa berharap kepada BKSDA Riau supaya bisa lebih mengkoordinir hal-hal yang seperti ini agar bisa diantisipasi. Warga yang tewas di sini bukan satu kali ini saja tapi sudah dua kali. Tahun 1998 silam ada juga warga kami yang tewas dipijak kawanan gajah liar. Kami juga berharap kepada pak bupati dan pak camat untuk mengevakuasi permasalahan ini supaya warga tidak menjadi korban,’’ ungkap Ruli.
 
Ruli mengatakan lagi, jangan pula pas ada gajah mati, pemerintah sibuk mencari penyebab apa kematian gajah tersebut. Tapi kalau manusia yang meninggal akibat diinjak gajah pemerintah selalu berdiam diri, apalagi pihak BKSDA. Bantuan pun tidak ada untuk korban yang tewas akibat dipijak gajah liar tersebut. Ke depan hal seperti ini harus diperhatikan pemerintah juga,” harapnya. 
 
Sementara itu Kepala BKSDA wilayah III Mandu-Pinggir H Ginting membenarkan adanya warga yang meninggal dunia akibat diinjak gajah liar.(rep05/tpc)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com