*Abrasi di Desa Tanjung Bunga

Kades Catat 33 Rumah Kelong Jatuh Ke Laut

Dibaca: 1099 kali  Selasa,24 Maret 2015 | 02:37:00 WIB

Kades Catat 33 Rumah Kelong Jatuh Ke Laut
Ket Foto : Ilustrasi

PULAU MERBAU - Hingga saat ini sudah tercatat 33 unit rumah kelong (tempat penyimpanan hasil tangkapan nelayan, red) jatuh ke laut akibat hempasan ombak dan abrasi di tebing pantai Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Seperti diungkapkan Kepala Desa Tanjung Bunga, Nizam, kepada merantionline.com, Selasa (24/3), mengatakan abrasi yang terus menerjang kawasan bibir pantai di desanya kian mangkhawatirkan, sekitar 700 meter tebing pantai di desa itu sudah runtuh ke laut.

"Kuatnya hempasan ombak yang disertai angin kencang saat musim panca roba, menyebabkan kawasan bibir pantai di desa kami tersapu ombak. Sampai saat ini sudah mencapai 700 meter bibir pantai dan sekitar 33 rumah kelong jatuh ke laut," ungkapnya.

Fenomena alam ini, kata Nizam, terasa sulit untuk diatasi. Walaupun pemerintah daerah telah berupaya untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat abrasi itu dengan menanam pohon bakau, namun upaya tersebut dinilai masih sangat kurang memadai.

"Memang pemerintah daerah melalui dinas terkait sudah berupaya mengatasi masalah ini dengan menanam pohon bakau. namun pohon yang ditanam beberapa waktu lalu ada yang hidup dan ada pula yang mati karena terkikis air laut pasang," ujarnya.

Oleh karenanya, Kepala Desa ini mengusulkan agar dilakukan upaya yeng lebih konkrit untuk mengantisipasi masalah abrasi di desanya itu. ia menyarankan sebaiknya dilakukan dengan cara pembuatan batu pemecah ombak. (lim)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com