*Soal Tanaman Kehidupan

Masyarakat 3T Berharap PT NSP Segera Action

Dibaca: 985 kali  Kamis,26 Maret 2015 | 07:57:00 WIB

Masyarakat 3T Berharap PT NSP Segera Action
Ket Foto : papan nama kantor PT NSP di Desa Kepau Baru, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti

SELATPANJANG - Masyarakat Kecamatan Tebingtinggi Timur (3T) mengharapkan pihak PT National Sago Prima (NSP) anak perusahaan Sampoerna Agro segera action dalam merealisasikan Tanaman Kehidupan. Menyangkut pola pemanfaatan akan dikoordinasikan oleh Pemerintah Kecamatan.

Harapan itu disampaikan Pj Kepala Desa Lukun, Husni Gamal SPdi, yang turut menghadiri Rapat fasilitasi program CSR dan Tanaman Kehidupan PT NSP di Selatpanjang, Kamis (26/3).

"Berdasarkan MoU yang telah dibuat sebelumnya, PT NSP sepakat merealisasikan seluas 1100 hektar tanaman kehidupan yang dibagi untuk 10 desa dan kecamatan. Tahap awal di Tahun 2015 ini akan dibangun seluas 200 hektar, kami minta PT NSP segera action di lapangan," ucapnya.

Sebelumnya, Kadis Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kepulauan Meranti, Ir Mamun Murod MM, mengatakan pelaksanaan tanaman kehidupan berbeda dengan pelaksanaan CSR. PT NSP memiliki kewajiban minimal 5 persen membangun tanaman kehidupan dari luas lahan konsesi 21.620 hektar.

"Tanaman kehidupan adalah spesies multiguna untuk dimanfaatkan masyarakat di sekitar konsesi. Kita harapkan Camat berperan melakukan fasilitasi mengenai bagaimana seharusnya tanaman kehidupan itu dibangun yang menjadi tanggungjawab perusahaan," kata Mamun Murod.

Kepala Dinas mengingatkan agar wilayah tanaman kehidupan tidak dipisah-pisah berdasarkan wilayah desa, karena tanaman kehidupan hanya boleh dibangun di dalam wilayah konsesi perusahaan.

"Nantinya perlu dibentuk BUMDes untuk mengelola hasil yang didapat bagi kepentingan biaya pembanguan di Kecamatan dan Desa, bukan untuk kepentingan individu. Kalau ada masalah semaksimal mungkin perlu diselesaikan sebaik-baiknya, karena perusahaan adalah aset investasi yang perlu didukung bersama," ujarnya.

Menurut Kadishutbun, dengan pembangunan 1000 hektar saja, warga di sekitar operasional perusahaan akan sejahtera, karena keberadaan perusahaan akan berpengaruh terhadap kehidupan sosial masyarakat.

"Kita berharap perusahaan ini bisa berjalan atas kerjasama yang baik dengan jajaran Kecamatan, Desa, BPD dan Tokoh masyarakat. Sehingga dapat maju bersama dan bisa mendukung aspek pembangunan yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti," harapnya. (sus)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com