Jasad Ramlah Ditemukan Terkubur Tanpa Busana

Dibaca: 7896 kali  Rabu,22 April 2015 | 09:42:00 WIB

Jasad Ramlah Ditemukan Terkubur Tanpa Busana
Ket Foto : kaki korban yang timbul di tanah saat pertama kali ditemukan

RANGSANG BARAT - Penemuan jasad wanita di Dusun Peranggas, Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, membuat gempar warga Kabupaten Kepulauan Meranti. Setelah diidentifikasi, jasad yang ditemukan terkubur tanpa busana itu diketahui bernama Ramlah binti Darsah, 25 tahun.

Sumitro, Sekretaris Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, saat dihubungi merantionline.com, Selasa (21/4) malam mengungkapkan, jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang sedang bermain layang-layang.

"Mayat ditemukan oleh anak yang sedang main layang. Karena layangnya putus langsung dikejar. Saat mau mengambil layang itu terlihat ada kaki manusia timbul di tanah yang kemudian diberitahukan kepada warga sekitar," ungkapnya.

Dikatakannya, TKP penemuan jasad tersebut tidak jauh dari rumah korban. Sebagaimana catatan yang saat ini dimiliki Pemerintah Desa, bahwa Ramlah sedang dalam proses perceraian dengan suaminya berinisial Pyn.

"Karena belum lama ini kami mendapat tembusan surat panggilan tentang jadwal palaksanaan sidang perceraiannya dengan suami. Kami menduga dia jadi korban pemerkosaan dan pembunuhan," ucap Mitro.

Sementara itu, Kapolsek Rangsang Barat, IPTU H Budi Pramana, menjelaskan, mayat tersebut pertama kali ditemukan pada Selasa (21/4) sore sekira pukul 17.00 Wib.

Saat ditemukan, yang terlihat hanya kaki (betis ke bawah) dan betis keatas dalam keadaan terkubur. Sekira pukul 18.00 wib dilakukan penggalian oleh anggota Polsek, Reskrim Polres dan dokter puskesmas anak setatah, dibantu beberapa orang warga.

"Jasad itu adalah seorang perempuan, atas nama Ramlah binti Darsah 25  tahun, yang juga warga Dusun Peranggas, Desa Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti," kata Kapolsek.

Dari pemeriksaan visum luar yang dilakukan oleh Dokter RSUD di Jalan Dorak Selatpanjang, ungkapnya, ditemukan ikatan tali nilon pada lengan sebelah kanan dan leher, juga terdapat luka robek terbuka pada kaki sebelah kiri.

"Mayat itu diperkirakan sudah 2 hari yang diduga korban pembunuhan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Rangsang Barat, IPTU H Budi Pramana. (sus)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com