Bupati: Jumlah Anak Pengaruhi Kesejahteraan Keluarga

Dibaca: 686 kali  Kamis,07 Mei 2015 | 06:02:00 WIB

Bupati: Jumlah Anak Pengaruhi Kesejahteraan Keluarga
Ket Foto : Bupati Irwan memukul gong tanda dibukanya bakti sosial IBI-TNI KB Kesehatan di Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Kamis (7-5)

RANGSANG BARAT - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, membuka secara resmi Pencanangan Bakti Sosial IBI dan TNI KB-Kesehatan tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti, kegiatan untuk menekan angka kelahiran itu, dipusatkan di Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Kamis (7/5).

Ditengah guyuran hujan yang menghiasi acara, Bupati Irwan dalam pengarahannya menegaskan, program KB merupakan jawaban atas kerisauan dan kepedulian Pemerintah terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat, dalam mengendalikan jumlah penduduk di Indonesia.

"Demi suksesnya program tersebut, saya meminta peran aktif masyarakat, Camat, Kades, Bidan serta tokoh masyarakat untuk mensosialisasikanya," kata Bupati.

Dijelaskan Bupati Irwan, masyarakat tidak dilarang memiliki anak lebih dari satu, namun yang harus menjadi perhatian bahwa fakta membuktikan jumlah anak turut mempengaruhi kesejahteraan keluarga.

"Berkaca pada fakta real dilapangan semakin banyak anak mempengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga, anak sedikit kesejahteraan relatif baik begitu sebaliknya," ujar Bupati yang juga mengajak masyarakat jangan melakukan pernikahan dini.

Jika dahulu masyarakat biasa menikah di usia 21 tahun, kata Bupati, kini seiring kemajuan zaman usia tersebut masih tergolong dini dan belum pas untuk berkeluarga. Pernikahan dini turut mempengaruhi tingkat pertumbuhan penduduk. Semakin cepat usia pernikahan diprediksi akan mempengaruhi jumlah anak dalam keluarga.

"Jadi mari orang tua untuk mengingatkan anak agar jangan melakukan pernikahan dini," ajak Bupati.

Demi terjaminnya kesejahteraan keluarga, ditegaskan Bupati, perlu pengendalian jumlah penduduk, dengan menggencarkan program KB, disitulah nanti peran dari Bidan, untuk memberikan pergertian kepada para ibu usia produktif agar tidak takut menggunakan alat kontrasepsi.

"Saya minta kepada Bidan dapat mensosialisasikan program KB, memberikan pengertian kepada para ibu agar tidak takut ber-KB," ucap Bupati.

Turut hadir dalam acara itu, Ketua TP PKK Kepulauan Meranti, Hj Nirwana Sari SE, perwakilan BKKBN Riau, Pabung Kodim 0303 Bengkalis, Mayor Arm Bismi Tambunan SE, Wakapolres, Kompol STP Manulang SH, Kepala Kantor PPPAKB, Dra Syarifah Zumah, Kepala BPMPD, Drs Ikhwani, Camat Rangsang Barat, Said Jamhur serta tokoh masyarakat. (hms/cr4)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com