Tahun ini Bupati Meranti Resmikan Sejumlah Kantor Desa

Dibaca: 1714 kali  Jumat,15 Mei 2015 | 04:38:00 WIB

Tahun ini Bupati Meranti Resmikan Sejumlah Kantor Desa
Ket Foto : Bupati Irwan saat meresmikan pemakaian Kantor Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur

SELATPANJANG - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, memuji hasil pengerjaan Gedung Kantor Desa Batin Suir dan sejumlah kantor Desa lain yang baru diresmikannya. Menurut Bupati, pembangunan Gedung dengan sistem PNPM Mandiri lebih cantik dibandingkan lewat sistem lelang.

"Kantor Desa Batin Suir ini sangat representatif dan terlihat lebih cantik. Kalah kantor desa induk (Lukun, red) dan Kantor Camat," ungkap Bupati Irwan, dalam sambutannya saat acara peresmian pemakaian gedung Kantor Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur, beberapa waktu lalu.

Dengan pembangunan Kantor Desa yang baru di sejumlah Desa, Bupati mengharapkan dapat memotivasi aparatur desa untuk mendorong semangat dan partisipasi masyarakat dalam setiap program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah.

"Karena untuk terus mencapai hasil yang baik dalam pembangunan, kita harus kompak dan bersatupadu dalam berpartisipasi terhadap program pembangunan," ujarnya.

 



Tiga tahun berdiri sejak dimekarkan dari Desa induk, lanjut Bupati, telah dirasakan geliat ekonomi ditengah masyarakat Desa Batin Suir, hal itu perlu terus didorong dengan semangat yang kuat oleh seluruh komponen masyarakat.

"Ini patut disyukuri, tahun pertama dimekarkan saya datang untuk meresmikan Pembangkit Listrik Desa, tahun kedua meresmikan Poskesdes dan di tahun ketiga ini meresmikan Kantor Desa. Saat ini Alhamdulillah sudah ada bangunan Mesjid yang sedang tahap penyelesaian," ucap Bupati.

Dijelaskan Bupati Irwan, pembangunan yang dilakukan adalah sebuah proses untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pada dasarnya masyarakat membutuhkan jalan yang bagus, ketersediaan listrik, air bersih serta ketersediaan sarana kebutuhan dasar lainnya.

"Kalau dulu untuk mengecas handphone pun harus bayar. Oleh karena itu kami berupaya agar seluruh desa memiliki fasilitas listrik. Saat ini sudah dibangun fasilitas listrik di 52 Desa, kami targetkan pada akhir tahun 2015 nanti sudah dibangun 94 persen dari total jumlah desa di Kepulauan Meranti," kata Bupati.

 



Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan sebagai keluarga besar, kalau ada selisih paham di masyarakat desa hendaknya diselesaikan secara kekeluargaan. Dia juga meminta warga Desa untuk mengantisipasi pengaruh narkoba, terlebih Kabupaten Kepulauan Meranti berada di perbatasan Selat Malaka yang rentan masuknya narkoba.

"Untuk itu perlu giatkan taklim-taklim, hidupkan remaja masjid untuk membentengi diri generasi muda dan masyarakat, sehingga desa ini akan terus sejuk, maju dan makmur," ingatnya.

Lebih lanjut Bupati Irwan mengatakan, kritikan merupakan salah satu bagian dari dinamika proses pembangunan. Oleh karenanya, sebuah kritikan yang bernilai membangun tidak perlu dilawan, namun mesti dijawab dengan karya pembangunan.

Hal itu diingatkan Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, kepada seluruh Kepala Desa beserta unsur aparatur desa di daerah ini. "Jika ada kritikan yang bagus untuk pembangunan jangan dilawan, tapi jawablah kritikan itu dengan pembangunan," ingat Bupati.

 



Seiring semakin besarnya alokasi anggaran yang dikelola Pemerintah Desa, kata Bupati, Pemda juga menaruh perhatian terhadap pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola keuangan, dan juga untuk mencegah terjadinya masalah hukum.

"Aparatur desa kita latih dulu untuk bisa mengelola keuangan desa dengan baik sesuai aturan berlaku. Supaya duit banyak yang dikelola oleh Pemerintah Desa tidak menjadi malapetaka, namun dapat menjadi karya pembangunan kebutuhan dasar masyarakat," ujarnya.

Menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, lanjut Bupati, selain membangun fasilitas listrik desa, Pemda Kepulauan Meranti sendiri terus membangun dan menyediakan fasilitas sarana untuk kebutuhan air bersih, dengan cara membangun sumur bor dan membagi-bagikan tempat penampungan air bersih.

"Pembangunan fasilitas penyulingan air bersih tergolong sulit bagi daerah kita yang kondisi tanahnya berlumpur, namun Pemda tetap mengusahakan agar masyarakat dapat menikmati air bersih. Saya minta kepada dinas terkait dan pemerintah desa untuk mendata dititik mana saja sumur bor harus dibangun," papar Bupati.

Hingga saat ini, ungkapnya, Pemda telah membangun sekitar 500 unit sumur bor. Bila masih ada masyarakat yang kesulitan air bersih, diminta segera menyampaikannya kepada Kepala Desa dan Pemkab Kepulauan Meranti untuk direspon agar seluruh masyarakat dapat menikmati.

 



Kedepannya, jelas Bupati, keberadaan sumur bor akan ditingkatkan fungsinya, seperti percontohan yang ada di Desa Banglas Barat yang saat ini sudah ada PAMSIMAS, dimana selain sumur bor juga disiapkan tangki ukuran besar yang akan dialirkan airnya ke 200 rumah penduduk.

"Tahun ini kita akan melayani 7 desa dan jika di Desa Batin Suir ini membutuhkannya, segera sampaikan ke Dinas PU," jelasnya lagi.

Dengan terbangunnya seluruh kebutuhan dasar tersebut, kata Bupati, Pemda Kepulauan Meranti berharap kesehatan masyarakat semakin membaik dan mampu mendukung kelancaran semua sektor pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti. (adv)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com