Ini Alasan Tingginya Harga Jual Sembako di Kepulauan Meranti

Dibaca: 862 kali  Kamis,21 Mei 2015 | 01:26:00 WIB

Ini Alasan Tingginya Harga Jual Sembako di Kepulauan Meranti
Ket Foto : Ilustrasi

SELATPANJANG - Banyak hal yang memicu melambungnya harga-harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kepulauan Meranti. Selain karena minimnya produksi lokal dan larangan impor dari negara tetangga berdekatan dengan daerah ini, juga disebabkan oleh tingginya biaya mobilisasi dari daerah pasokan.

Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindagkop UKM Kabupaten Kepulauan Meranti, Firdaus Abadi SH, ditemui merantionline.com dikantornya, Kamis (21/5) mengatakan, larangan impor kebutuhan pokok sangat dirasakan dampaknya oleh masyarakat Kepulauan Meranti.

"Biasanya kita memasok beras dan gula impor lewat kabupaten tetangga (Tanjung Balai Karimun, red), tapi sekarang tidak dibolehkan lagi," kata Firdaus Abadi.

Akibat dari larangan memasok kebutuhan pokok impor itu, jelasnya, maka semua agen pemasok sembako di Kota Selatpanjang harus memasok dari daerah penghasil yang jauh di Pulau Jawa dan beberapa daerah di Sumatera.

"Pasokan harus menggunakan transportasi kapal laut secara langsung dari daerah pasokan, atau terlebih dahulu lewat transportasi darat ke Pekanbaru, kemudian diangkut pakai kapal dari pelabuhan pekanbaru ke selatpanjang," jelasnya.

Kondisi mobilisasi pasokan yang cukup jauh itu, terang Firdaus, sangat berpengaruh kepada harga jual di pasaran Kota Selatpanjang, karena para agen pemasok sembako di Kota Selatpanjang harus mengeluarkan biaya lebih dalam mengoperasikan kapal pengangkut.

"Biaya transportasinya memang cukup tinggi, belum lagi biaya bongkar muat barang di pelabuhan dan biaya-biaya lainnya," ujarnya.

Menyangkut upaya lobi yang dilakukan Disperindagkop UKM Kepulauan Meranti untuk mendapatkan kuota beras atau sembako impor dari Pemerintah Pusat, kata Firdaus, hingga kini belum mendapat jawaban solusi yang pasti dari Kementerian terkait.

Menyangkut harga kebutuhan pokok, khusus pada bulan Mei ini, tambahnya, rata-rata seluruh jenis bahan pokok mengalami kenaikan sekitar 500 rupiah. Kenaikan harga yang cukup mencolok hanya pada jenis cabe merah basah yang sebagian besar didatangkan dari Sumatera Barat. (rep01)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com