Tokoh Agama Berperan Penting Cegah Radikalisme di Riau

Dibaca: 680 kali  Kamis,03 Desember 2015 | 11:46:00 WIB

Tokoh Agama Berperan Penting Cegah Radikalisme di Riau
Ket Foto : Ilustrasi

PEKANBARU - Radikalisme atau gerakan kekerasan yang mengatasnamakan agama, jelas tak bisa dibenarkan. Bahkan paham ini mesti ditangkal agar tak berkembang di masyarakat. Karena itu butuh peran tokoh agama, masyarakat serta pihak terkait lainnya untuk mencegah radikalisme tumbuh di Riau.

Demikian dikatakan Dirbinmas Polda Riau, Kombes Pol DR Sugiyono, saat memberikan materi dialog pencegahan radikalisme terorisme bagi media massa di Provinsi Riau, Senin (30/11/15) lalu.

"Yang namanya terorisme yang menyebarkan paham radikalisme sama sekali tidak dibenarkan oleh agama mana pun. Kalau pun ada yang mengklaim dari agama tertentu, itu adalah tidak benar," kata Sugiyono.

Di Riau, menurut Sugiyono bisa dikatakan relatif aman dari paham radikal. Tetapi hal itu bisa saja sewaktu-waktu terjadi jika seluruh elemen tidak perduli dengan kondisi lingkungan masing-masing.

Apalagi paham radikal masuk dengan cara cuci otak. Sehingga, ketika paham radikal sudah merasuk menjadi pola pikir (mindset), maka apa pun tindakannya merupakan kebenaran, sementara yang bersebrangan dipandang salah.

Sugiono lantas mencontohkan ketika kelompok Tibo di Sulawesi Selatan ingin dieksekusi lalu ditanya permintaan terakhir justru menolak. Dengan alasan, akan dijemput bidadari.

"Inikan namanya mindsetnya sudah terbentuk, jadi apa pun yang pandang orang lain salah," ujar Sugiono.

Sementara Kasrem 031/WB Kolonel Nyoman Parawata, saat memberikan paparannya dengan judul peran TNI dalam mengatasi terorisme di Indonesia menyatakan, peran Babinsa merupakan ujung tombak pencegahan.

Salah satunya membentuk mitra kebersamaan dengan Polri bersama masyarakat. Acara dialog pencegahan radikalisme terorisme bagi media massa di Provinsi Riau ini sendiri dibuka oleh Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme, Nizamul. (brc/rep02)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com