Bangunan Plaza Sukaramai Pekanbaru Berpotensi Ambruk

Dibaca: 1202 kali  Minggu,13 Desember 2015 | 01:15:00 WIB

Bangunan Plaza Sukaramai Pekanbaru Berpotensi Ambruk
Ket Foto : Bangunan Plaza Sukaramai Pekanbaru Berpotensi Ambruk

PEKANBARU - Tim ahli bangunan dari Fakultas Tehnik Universitas Islam Riau (UIR) yang dipimpin Prof Sugeng menyebutkan, pasca terbakarnya bangunan Plaza Sukaramai di Jalan Sudirman Pekanbaru, pada Selasa (08/12) lalu, berpotensi akan ambruk dan dapat mengancam keselamatan jiwa.

Berdasarkan hasil penelitian sementara tim ahli bangunan tersebut, Sabtu (12/12/15) sore, sekitar pukul 16.00 WIB, mengutarakan sebagian besar plat lantai mengalami lendutan yang disebabkan selimut beton plat lantai terkelupas dan besi tulangnya kena panas, sehingga menurunkan kekuatannya dan kondisi bangunan tiga lantai itu sangat mengkhawatirkan akan terjadii roboh.

Lendutan terparah terletak di atas lantai I, pada lorong/selasar antara blok E dan F dengan lendutan sebesar 99 mm atau 9,9 mm. Plat lantai antara blok D dan E 6,5 mm, antara blok E dan F 8 mm, Blok F1 dan F 59 mm, antara blok D dan H 23 mm.

Dilantai dua juga mengalami lendutan sebagai berikut, antara blok F dan J mengalami lendutan 9 mm. Plat beton dag atas (diatas Ramayana) mengalami retak dan lendutan 7-9 cm Ruang pengelola, lantai miring dengan perbedaan ketinggian 6,3 cm, sedangkan maksimum lendutan yang diperbolehkan atau dapat ditoleransi adalah 2 cm - 3cm.

Hingga Sabtu, tim ahli bangunan Universitas Islam Riau belum bisa masuk ke dalam Plaza Sukaramai, karena suhu bekas kebakaran masih tinggi (panas). Kondisi rangka baja atap juga mengalami bengkok dan singap atap yang terbuat dari dinding batu bata roboh.

"Kesimpulannya, bangunan tersebut sudah dalam tahap mengkhawatirkan, sehingga pedagang belum diperbolehkan untuk dilakukan aktifitas di dalam gedung karena dikhawatirkan terancam rubuh dan mengancam keselamatan jiwa para pedagang," kata Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tedjo SIK, pada awak media Sabtu malam.

Terkait penyebab kebakaran, lanjut Guntur, tim Laboratorium Forensik Medan masih bekerja melakukan penyelidikan, tim juga telah mengamankan barang bukti CCTV dan beberapa bukti lainnya dari lantai dasar Plaza Sukaramai yang diisi ratusan pedagang, awal sumber kebakaran terjadi.

"Tim ahli bangunan akan melanjutkan penyelidikannya pada hari Senin (14/12) pagi," tutup Guntur. (otc/rep02)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com