Riau Ingin Wujudkan Swasembada Sagu

Dibaca: 1605 kali  Selasa,15 Desember 2015 | 07:03:00 WIB

Riau Ingin Wujudkan Swasembada Sagu
Ket Foto : Tual batang rumbia penghasil tepung sagu dari kebun masyarakat di Kepulauan Meranti siap dirakit ke Pabrik Pengolahan

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau terus berusaha mewujudkan menjadi sebagai daerah Swasembada pangan di sektor sagu. Hal ini disebutkan Plt Gubernur dalam peringatan hari pangan sedunia ke 35 di Gedung Daerah Pekanbaru.

"Kita harus bangga Riau punya sagu, sagu ini harus bisa sukses dan menjadi swasembada pangan alternatif," ujar Plt Gubernur.

Sementara untuk niat Riau mengejar swasembada beras, sampai saat ini susah untuk dikejar lagi, karena banyaknya alih fungsi lahan yang tinggi. Akibatnya banyak lahan yang ditanami dengan komoditi menggiurkan masyarakat.

"Walaupun swasembada beras susah untuk dikejar, tapi mari kita wujudkan untuk swasembada pangan di sektor Sagu," ujar Andi Rachman sapaan akrabnya.

Acara peringatan hari pangan sedunia yang bertemakan "Aku Cinta Pangan Lokal" ini juga dihadiri Garjita Budi Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI.

Andi Rachman mengakui Provinsi Riau saat ini belum mampu swasembada pangan. Namun demikian sebagai masyarakat Riau ia bangga dengan panganan lokal asal Riau. Salah satunya komoditi sagu Riau yang terkenal.

"Memang Provinsi Riau belum bisa menjaga ketahanan pangan di Provinsi Riau, untuk memenuhi lebutuhan pokok kita masih tergantung dari Provinsi tetangga," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Andi, untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Riau, pihaknya baru mampu memenuhi sekitar 55 persen dari total kebutuhan pangan pokok seperti beras.

"Selebihnya kita masih bergantung dari provinsi lain seperti Sumbar," katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr Garjita Budi kepada wartawan mengatakan dengan gencarnya promosi pangan sagu di Provinsi Riau, diharapkan ketergantungan terhadap beras nantinya bisa berkurang.

"Dengan adanya sagu di Riau, djharapkan beban beras dapat berkurang," ujarnya kepada wartawan.

Saat ini untuk memenuhi gizi yang seimbang menurutnya pemerintah daerah sudah semestinya mengembangkan pangan lokal. "Karena komoditi sagu di Riau sangat bagus," terangnya.

Hal ini sesuai dengan tema peringatan pangan tahun ini yakni mari membiasakan makanan yang beragam dan seimbang dengan memanfaatkan hasil bumi sendiri untuk mencerdaskan anak bangsa.

"Sagu diharapkan dapat menjadi substitusi beras, ketergantungan terhadap beras bisa bergeser karena sagu. Kalau ini dikelola secara baik oleh pemerintah daerah," terangnya. (rbc/rep02)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com