Seperti Apa Persiapan Riau Hadapi MEA 2016?

Dibaca: 927 kali  Rabu,16 Desember 2015 | 10:36:00 WIB

Seperti Apa Persiapan Riau Hadapi MEA 2016?
Ket Foto : Transaksi jual beli di Pasar Ikan Tanjung Harapan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti

PEKANBARU – Proyeksi Ekonomi 2016 menunjukkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia diperkirakan membaik ke posisi 6 persen dari saat ini diperkirakan 5,5 persen.

Indikator pendorong pertumbuhan itu adalah dengan diterapkannya pasar tunggal bebas Asean atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Isu inilah akan dianalisis Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riau bersama Bank Riaukepri dalam kegiatan seminar nasional bertajuk "Ekonomi Indonesia 2015 dan Outlook 2016 Memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN", Selasa, 22 Desember 2015 mendatang.

Panitia Pengarah Kegiatan juga Wakil Ketua Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kadin Riau, Viator Butarbutar mengatakan, seminar ini menganalisis penerapan MEA itu akan dibahas oleh narasumber ahli di bidangnya.

"Tema tersebut akan digali oleh tiga pembicara nasional, di antaranya Didik J Rachbini dari Kepala LP3E Kadin Indonesia, Irvandi Gustari Direktur Utama Bank Riaukepri, dan saya dari Kadin Riau," kata Viator dalam jumpa pers di Kantor Kadin Riau, Rabu (16/12/2015).

Masing-masing pemateri akan membahas beragam perspektif penerapan MEA seperti Prof Didik akan mengupas dari segi makro ekonomi, Irvandi dari segi perbankan, dan Viator dari segi investor dan pengusaha.

Target peserta diharapkan hadir pada kegiatan ini, tutur kata Viator, 40 persen kalangan pebisnis dan investor, 40 persen akademisi, NGO, mahasiswa dan pers, serta 20 persen dari kalangan perbankan dan pejabat pemerintah dengan perkiraan peserta sebanyak 250 hingga 300 orang.

"Khusus untuk media kami sediakan 50 kursi, karena memang dari teman-temanlah nanti yang akan ikut mendukung sosialisasi kegiatan ini dan isu MEA tersebut," katanya. (roc/rep01)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com