2016, BP Batam Tinggal Kenangan

Dibaca: 1106 kali  Kamis,31 Desember 2015 | 07:20:00 WIB

2016, BP Batam Tinggal Kenangan
Ket Foto : Gedung BP Batam

TANJUNG PINANG - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menyatakan, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan dibubarkan untuk efesiensi birokrasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta investor.

"Target kami BP Batam dihapus pada Januari 2016. Kami sudah melakukan kajian bersama menteri terkait," katanya saat pidato pelantikan Nuryanto sebagai Penjabat Gubernur Kepulauan Riau di Gedung Daerah Tanjungpinang, Rabu (30/12/2015).

BP Batam sebelumnya bernama Otorita Batam, yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 41/1973 tentang Daerah Industri Pulau Batam. Badan tersebut dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2000 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Tjahjo mengatakan, pembubaran dilakukan karena berbagai permasalahan yang muncul selama ini, terutama terkait tumpang tindih kewenangan antara BP Batam dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Batam yang dapat menghambat investasi.

"Memperhatikan permasalahan yang terjadi selama ini, BP Batam harus dibubarkan. Tumpang tindih kewenangan antara BP Batam dengan pemkot menghambat pembangunan dan investasi," ujarnya.

Dia menjelaskan, pembubaran akan dilaksanakan cepat, namun tidak menunggu undang-undang diubah, karena waktu yang dibutuhkan untuk mengubah ketentuan itu cukup lama.

"Revisi peraturan tentang BP Batam tetap dilaksanakan, tetapi kami akan fokus membuat peraturan baru sebagai payung hukum," ujarnya.

Pemerintah pusat berencana menetapkan Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), seperti delapan daerah lainnya di Indonesia. Kewenangan yang diberikan dalam pengelolaan kawasan itu terbatas, seperti sebagai penggerak perekonomian di Batam.

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) diharapkan mampu mengawasi aktivitas perekonomian di Batam agar semakin berkembang. (ant/rep04)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com