LAMR Pekanbaru Ungkap Peran Agama dalam Revolusi Mental

Dibaca: 603 kali  Senin,20 Juni 2016 | 03:20:00 WIB

LAMR Pekanbaru Ungkap Peran Agama dalam Revolusi Mental
Ket Foto : tokoh LAMR Kota Pekanbaru

PEKANBARU - Revolusi mental tidak terlepas dengan kaitannya prilaku kehidupan manusia dalam masyarakat sebagai perwujudan dari masyarakat berbudaya dan budaya Melayu merupakan cerminan yang pantas untuk diterapkan.
 
Demikian diungkapnkan oleh Ketua Majelis Kerapatan adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, H Nurhasyim saat menjadi pembicara pada Seminar Peran Agama dalam Revolusi Mental yang dilaksanakan di Studio Serba Guna RRI Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, kemarin.
 
"Kebudayaan melayu merupakan sebuah sistem kemasyarakatan yang melekat di Pekanbaru. Adat budaya Melayu yang merefleksikan nilai-nilai agama islam dengan sifat dan sikap yang baik cocok untuk revolusi mental," ungkap Nurhasyim.
 
Dengan masuknya arus globalisasi yang menyebar luas ke seluruh dunia, tidak terkecuali bumi Melayu, tentu saja masyarakat harus bisa mengendalikan diri dari pengaruh yang negatif dan cenderung kebarat-baratan.
 
"Pengaruh globalisasi yang positif dapat memperkaya khazanah budaya, namun yang negatif bisa merusak akhlak dan aqidah. Generasi muda harus berhati-hati," katanya.
 
Turut hadir dalam seminar itu, diantaranya, Kadiskominfo Riau Yogi Getri, Walikota Pekanbaru Firdaus, dan Ketua MUI Pekanbaru Ilyas Husti. (mcr/rep04)
 
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com