Kapolda Riau: Kanal Bloking Bermanfaat Cegah Karlahut

Dibaca: 581 kali  Rabu,13 Juli 2016 | 12:08:00 WIB

Kapolda Riau: Kanal Bloking Bermanfaat Cegah Karlahut
Ket Foto : Kapolda Riau, Brigjen Pol Drs Supriyanto

PEKANBARU - Kapolda Riau Brigjen Pol Drs Supriyanto mengatakan pembuatan Kanal Bloking yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian di seluruh wilayah Riau selama ini, dinilai bermanfaat dalam mencegah kebakaran lahan dan hutan.
 
"Pembangunan kanal bloking terbukti bermanfaat dalam pencegahan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut). Kondisi lahan gambut tersebut saat ini dalam keadaan basah," ujar Brigjen Pol Supriyanto, saat silaturrahmi dengan insan pers, belum lama ini di Pekanbaru.
 
Mantan Kaopsjarlat SPN Pekanbaru ini mengatakan, dalam radius 300 meter dari kanal bloking yang telah dibangun kondisi gambutnya masih basah. Ini diketahui berdasarkan hasil evaluasi dan pemantauan kepolisian ke lokasi kanal bloking yang telah dibangun beberapa waktu lalu.
 
"Hasil evaluasi Kanal Bloking, jarak radius 300 meter masih basah. Tinggi air sampai 40 centimeter. Kita terus melakukan pencegahan dan ini sudah ada hasilnya," ujarnya.
 
Sejauh ini, kata Kapolda, jajaran Kepolisian Daerah Riau telah membangun 1.300 kanal bloking yang tersebar di Kabupaten dan Kota se-Riau. Kanal-kanal bloking tersebut umumnya dibangun di tengah kawasan lahan gambut.
 
Menurut Jenderal Bintang Satu ini, kondisi kanal bloking mesti terus dipantau karena terbukti sukses untuk menjaga lahan gambut tetap basah. Upaya serupa akan tetap diteruskan pada tahun 2016 ini oleh seluruh jajaran kepolisian.
 
"Totalnya ada 1.300 Kanal Bloking yang telah dibangun. Ini coba kita kembangkan guna mencegah peristiwa (Karlahut) seperti tahun lalu," terang Kapolda.
 
Selain melakukan upaya pencegahan dengan membangun kanal bloking, lanjutnya, jajaran Kepolisian juga melakukan upaya pencegahan dengan melakukan penyebaran maklumat himbauan untuk tidak membakar lahan.
 
"Upaya pemadaman api juga dilakukan. Pemadaman ini dilakukan dengan cara terlebih dulu melakukan pemantauan titik api dengan cara patroli aparat kepolisian bersama-sama TNI dan masyarakat," jelasnya. (santo)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com