Jadi Kapolri, Tito Karnavian Diminta Berantas Mafia Hukum

Dibaca: 592 kali  Rabu,13 Juli 2016 | 08:59:00 WIB

Jadi Kapolri, Tito Karnavian Diminta Berantas Mafia Hukum
Ket Foto : Presiden Joko Widodo memasang tanda pangkat yang baru kepada Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian

JAKARTA - Tito Karnavian resmi menjadi Kapolri dan menyandang pangkat Jenderal bintang empat menggantikan Jenderal Polisi Badrodin Haiti, usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Negara, Rabu (13/7/2016) siang.
 
Presiden Jokowi pun meminta Tito untuk bekerja dengan baik dan memberantas mafia hukum yang ada di Indonesia demi adanya kepastian hukum.
 
"Berantas praktik mafia hukum, sehingga dapat jaminan kepastian hukum," ungkap Jokowi usai melantik Tito, berdasarkan Keppres tentang Pengangkatan Kapolri Nomor 48/Polri/Tahun 2016.
 
Selain itu, Presiden Jokowi berharap di bawah komando Tito, Polri dapat memberi pengayoman yang setara. "Polri harus jadi perekat kebhinekaan. Bersamaan itu Polri harus bersinergi dengan institusi yang lain," tuturnya.
 
Tito juga diminta Presiden Jokowi untuk melakukan langkah pencegahan terhadap setiap potensi ancaman, terutama terorisme.
 
Terakhir, Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih kepada mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Badrodin Haiti atas pengabdiannya selama ini.
 
"Kepada Pak Badrodin Haiti saya ucapkan terima kasih atas pengabdian saudara terhadap bangsa. Dan Kapolri baru selamat bertugas," pungkasnya.
 
Usai pelantikan, acara kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Keputusan Presiden tentang kenaikan pangkat perwira tinggi polri, yakni Keppres Nomor 49/Polri/Tahun 2016.
 
"Menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada perwira tinggi polri atas nama Komisaris Jenderal Polisi M Tito Karnavian menjadi Jenderal Polisi, terhitung mulai tanggal penandatanganan Keppres," kata Sekretaris Militer Presiden, Marsekal Muda TNI Hadi Tjahyanto. (rep01)
 
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com