Reporter Ini Siaran Langsung dari Liang Lahat, Akibatnya...

Dibaca: 684 kali  Kamis,14 Juli 2016 | 08:49:00 WIB

Reporter Ini Siaran Langsung dari Liang Lahat, Akibatnya...
Ket Foto : Saat reporter Express News menyampaikan siaran langsung dari dalam liang lahat

PAKISTAN – Mendapat kesempatan menyorot langsung proses pemakaman seorang tokoh terkenal mungkin menjadi kebanggan tersendiri bagi sejumlah stasiun televisi. Hal itulah yang mungkin sedang dirasakan oleh stasiun televisi Pakistan, Express News.
 
Stasiun televisi ini mendapat kesempatan untuk menyiarkan proses pemakaman Abdul Sattar Edhi. Abdul Sattar Edhi adalah seorang tokoh masyarakat Pakistan yang mendirikan lembaga amal terbesar di negara tersebut.
 
Lembaga amal yang dinamai Edhi Foundation itu telah membantu banyak orang yang mengalami kesusahan, sebagaimana dilansir Dream, Senin (11/7/2016) lalu.
 
Edhi Foundation ini tak hanya memberi bantuan di Pakistan saja, tetapi juga ke beberapa negara yang sedang mengalami kesusahan. Beberapa negara yang pernah dibantu Edhi Foundation diantaranya adalah Bangladesh, Afghanistan, Iran, Sri Lanka, Kroasia, Indonesia dan bahkan Amerika Serikat.
 
Dari situlah nama sang tokoh mulai dikenal masyarakat dunia. Sattar meninggal dunia pada Jumat pekan lalu. Dan salah satu televisi yang mendapat kesempatan itu adalah Express News.
 
Namun sayangnya, kesempatan itu malah mendapat hujatan dari banyak kalangan. Pasalnya, saat melakukan laporan, jurnalis televisi itu masuk ke dalam liang lahat sebelum jasad Sattar dimasukkan.
 
Ia terlihat berbaring sambil memegang microphone. Foto reportase itu pun langsung beredar luas di dunia maya dan dengan cepatnya menjadi viral.
 
"Reporter berada di kuburan Edhie sebelum dia. Bisakah si idiot ini dilempar ke rumah sakit jiwa," demikian tulis Nadeem Farooq Paracha melalui akun Twitter @NadeemfParacha, sebagaimana dilansir Dream.
 
Setelah banyak mendapat hujatan, pihak stasiun televisi akhirnya meminta maaf.
 
"Tayangan itu melanggar etika sosial dan jurnalistik dan seharusnya tidak disiarkan langsung. Kami melakukan tindakan sebagai tanggungjawab atas kejadian itu," tulis Direktur Eksekutif News Media, Fahd Husein melalui akun Twitternya, @Fahdhusain. (rep06)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com