Anak Suku Akit yang hilang di Sungai Melibur ditemukan Jasadnya

Dibaca: 1819 kali  Minggu,17 Juli 2016 | 08:26:00 WIB

Anak Suku Akit yang hilang di Sungai Melibur ditemukan Jasadnya
Ket Foto : Korban ditemukan mengapung di sungai, 1.800 meter dari tempat tenggelam

TELUKBELITUNG - Setelah dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Melibur pada Jumat sore 15 Juli 2016 lalu, anak Suku Akit bernama Acun (12), akhirnya ditemukan telah meninggal dunia. Jasadnya ditemukan mengapung sekitar 1.800 meter dari tempat tenggelamnya.

Kapolsek Merbau, AKP Suhartono Yakup mengungkapkan, jasad korban ditemukan cukup jauh telah melewati bangsal sagu yang paling ujung di Sungai Melibur, pada Minggu (17/7/2016) pagi sekira pukul 08.00 Wib.

Jasad korban yang duduk di kelas 1 SMP Negeri 1 Kecamatan Merbau, Kepulauan Meranti itu masih dalam kondisi utuh. Namun pada bagian punggung tubuhnya ditemukan luka yang diduga akibat terkaman buaya.

"Jasad korban dalam kondisi utuh, cuma pada bagian punggung belakang, diduga semacam ada bekas luka gigitan," ungkap Kapolsek.

Setelah dievakuasi dari Sungai, korban dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum et revertum (VER) oleh tim dokter yang dipimpin dokter Miftakhudin, kemudian jasadnya diserahkan kepada orang tua untuk dimakamkan.

Berangkat dari kejadian itu, Kapolsek Merbau mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktifitas di sekitar sungai tersebut.

"Kita mengingatkan agar warga bisa lebih berhati-hati atau meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktifitas di sekitar Sungai Melibur," pesannya.

Peristiwa itu bermula saat Acun bersama dua adiknya, yakni Ahen (11) dan Aciang (10), mandi di hulu Sungai Meribur pada hari Jumat (15/7/2016) sore. Tiga kakak beradik itu sempat disuruh segera naik dari sungai oleh ayah mereka.

Entah bagaimana korban turun kembali ke sungai dengan alasan untuk membersihkan badannya, saat itulah nasib naas menimpa dirinya, tiba-tiba kaki korban ada yang menarik dan korban sempat melambaikan tangan untuk meminta pertolongan.

Sekalipun sang ayah telah berupaya menyelamatkan korban, namun upaya itu tidak berhasil. Bantuan upaya pencarian pun berdatangan dari berbagai pihak, bahkan juga dilakukan ritual oleh pawang buaya yang turut didatangkan ke lokasi kejadian. (ali/santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com