Bayi Desa Lukun Lahir Dengan Usus Terburai, Ini Hasil Diagnosa Dokter

Dibaca: 805 kali  Rabu,20 Juli 2016 | 11:29:00 WIB

Bayi Desa Lukun Lahir Dengan Usus Terburai, Ini Hasil Diagnosa Dokter
Ket Foto : Kondisi bayi Fajar asal Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau

SELATPANJANG - Seorang bayi lahir dengan usus terburai diluar perut (gastroschizis) di Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti. Tim dokter RSUD mendiagnosa kondisi itu disebabkan oleh faktor gizi dan trauma.

"Usus bayi tersebut keluar tanpa ada pembungkus dan kasus ini terjadi karena gizi dan trauma," ungkap dr Aisyah Bee, Plt Kasi Pelayanan Medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (20/7/2016).

Karena ruang Noenatal Intensive Care Unit (NICU) di RSUD Kepulauan Meranti belum maksimal, maka bayi yang diberi nama Fajar, dari pasangan Eniyati (20) dan Sukarial (26), harus dirujuk ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru.

"Setelah dirawat kondisi bayi baik dan perlu tindakan operasi yang bisa dilakukan disini, namun setelah operasi fasilitas Rumah Sakit kita belum memungkinkan untuk merawat bayi ini, maka harus dirujuk," jelasnya.

Sementara dokter spesialis anak RSUD Kepulauan Meranti, dr Hendra Salim M Biomed SPA mengatakan, kondisi bayi sangat rentan risiko kekurangan cairan makanan, sehingga terhadap tubuh bayi harus dilakukan pemasangan infus.

"Harus dijaga kehangatan supaya tidak banyak kekurangan cairan, dan dirawat dalam inkubator kemudian diminimalkan memegangnya untuk meminimalisir terjadinya Infeksi," terangnya.

Sedangkan Direktur RSUD Kepulauan Meranti, drg Ruswita mengungkapkan, pasien merupakan rujukan dari bidan Desa Lukun, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kepulauan Meranti, yang berasal dari keluarga kurang mampu.

"Pasien dirujuk ke RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru dengan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM)," ungkapnya. (santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com