Presiden Jokowi: Koperasi Indonesia Harus Banyak Berbenah

Dibaca: 512 kali  Jumat,22 Juli 2016 | 01:59:00 WIB

Presiden Jokowi: Koperasi Indonesia Harus Banyak Berbenah
Ket Foto : Presiden Joko Widodo kunjungan kerja di Provinsi Jambi, Kamis

JAMBI - Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Jambi tak hanya untuk meresmikan Bandara Internasional Sultan Thaha, namun juga untuk memperingati Hari Koperasi Nasional ke-69. Dalam kesempatan itu, ia menyebut koperasi Indonesia harus banyak berbenah.

"Ada 212 ribu koperasi di Indonesia, yang aktif hanya 150 ribu. Berarti ada 62 ribu yang nggak aktif. Ini potret apa adanya dan harus dibenahi," ujar Jokowi saat membuka peringatan Hari Koperasi Nasional di Jambi sebagaimana dikutip dari keterangan pers Istana Kepresidenan, Kamis, 21 Juli 2016.

Menurut Presiden Jokowi, banyaknya koperasi yang menganggur tersebut akibat kurang modernnya koperasi sekarang. Di saat banyak toko atau lapak mulai menjadi e-commerce, koperasi belum sepenuhnya bergeser ke sana.

Padahal, jika itu tidak dilakukan, koperasi akan makin ketinggalan dan ditinggalkan.

Presiden Jokowi mengakui bahwa mengubah model koperasi tidaklah mudah. Apalagi, tak semua orang bisa beradaptasi dengan cepat. Namun, bukan berarti tidak mungkin.

Ia menyarankan para pelaku atau kelompok usah koperasi untuk saling bergabung dan melengkapi satu sama lain.

Menurutnya, dengan bergabung menjadi satu, rencana bisnis lebih mudah dibuat, pembiayaan dari perbankan jadi lebih lancar, dan mengubah model koperasi pun menjadi lebih mudah.

"Negara saja bergabung. Kalau koperasi kecil tidak bergabung, akan jadi apa? Kalau pinjam uang bareng-bareng, bisa seperti korporasi, dapat Rp 2 triliun hingga Rp 3 triliun. Ini lebih efisien dan bisa bersaing," ujar Jokowi. (santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com