Presiden Sentil 10 Pemprov yang Tahan Anggaran di Bank, Riau Posisi 4

Dibaca: 714 kali  Kamis,04 Agustus 2016 | 03:48:00 WIB

Presiden Sentil 10 Pemprov yang Tahan Anggaran di Bank, Riau Posisi 4
Ket Foto : Presiden RI, Joko Widodo

JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengungkapkan ada 10 provinsi di Indonesia yang paling banyak menahan anggaran daerahnya di Bank. Menurutnya, hal itu tak boleh dilakukan karena bisa menghambat pertumbuhan ekonomi.

Dari 10 Provinsi yang diungkap Jokowi, DKI Jakarta menjadi urutan pertama dengan total simpanan bank mencapai Rp 13,9 triliun. Karena hal itu, Jokowi menegur Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk segera melepas anggaran.

"Pak Ahok, duitnya memang gede, tapi nyimpennya juga gede. Masih ada Rp 13,9 triliun. Ini harus dikeluarkan," tegas Jokowi, dalam rapat koordinasi nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (4/8/2016).

Menurut Jokowi, anggaran itu seharusnya dikeluarkan karena bila tidak akan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Kemudian, sembilan provinsi lain di bawah Jakarta, yakni Jawa Barat Rp 8,034 triliun, Jawa Timur Rp 3,9 triliun, Riau Rp 2,86 triliun, Papua Rp 2,59 triliun, Jawa Tengah Rp 2,46 triliun, Kalimantan Timur Rp 1,57 triliun, Banten Rp 1,52 triliun, Bali Rp 1,4 triliun dan Aceh Rp 1,4 triliun.

Dilansir dari okezone, Presiden Jokowi menegaskan para kepala daerah harus segera menggelontorkan anggaran daerahnya yang masih tertahan di bank, untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan menahan inflasi.

Selain tingkat provinsi, Jokowi juga mengungkap jumlah simpanan di bank terbesar di tingkat kabupaten. "Tolong ini segera dikeluarkan agar segera beredar di masyarakat. Tapi ikuti prosedur, jangan main keluarkan saja," imbuh dia.

Menurutnya, catatan tersebut berdasarkan informasi yang diterima dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Saya sudah dibisiki Menkeu (Sri Mulyani), pak diungkap saja pak. Ya diungkap. Dan sesuai yang saya sampaikan tahun lalu, bahwa nanti kalau simpanan masih seperti ini, beberapa kabupaten kota sudah kita terbitkan surat utang, kalau masih gede seperti ini, ya surat utang akan tambah banyak," ungkap dia. (rep06)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com