Bupati Irwan Ingin Bangun Investasi Industri Olahan Kelapa

Dibaca: 764 kali  Sabtu,13 Agustus 2016 | 09:04:00 WIB

Bupati Irwan Ingin Bangun Investasi Industri Olahan Kelapa
Ket Foto : Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi, saat peninjauan di Kecamatan Rangsang Pesisir, Kamis (11-8-2016) lalu.

SELATPANJANG - Hamparan kebun kelapa yang luas di Pulau Rangsang, Kepulauan Meranti, telah menarik perhatian Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi untuk mengembangkan investasi industri olahan berbahan baku kelapa.

Seperti Desa Tanah Merah Kecamatan Rangsang Pesisir yang memiliki kebun kelapa seluas 40 hektar, menurut Bupati Irwan, hasil dari komoditi perkebunan kepala itu, sangat potensial guna menopang pembangunan industri hulu dan hilir di Kepulauan Meranti.

"Selama ini sebagian besar hasil produksi kebun kelapa petani masih dijual kepada tengkulak dengan harga murah untuk dibawa ke negara tetangga Malaysia dalam bentuk bulat," ungkapnya, saat melakukan peninjauan di Kecamatan Rangsang Pesisir, kemarin.

Dikatakan Bupati, belum adanya investor yang mendirikan pabrik pengolahan kelapa menjadi berbagai produk turunan di daerah ini, tentunya sangat mempengaruhi tingkat kesejahteraan petani lokal.

"Sampai saat ini potensi perkebunan kelapa yang menjadi salah satu pendapatan utama masyarakat di Kecamatan Rangsang Pesisir belum termanfaatkan secara optimal, seperti untuk membuat gula kelapa yang kini telah mulai dikembangkan," ucapnya.

Kedepan, kata Irwan, dirinya akan berupaya mencari solusi agar para petani bisa menjual hasil kebun kelapa dengan harga yang layak. Salah satunya dengan memfasilitasi calon investor dan terus mempromosikan potensi kelapa yang dimiliki daerah ini.

Demi membangkitkan ekonomi masyarakat petani kelapa, lanjut Irwan, Pemkab Kepulauan Meranti akan memberikan kemudahan bahkan memberlakukan kebijakan Tax Holiday bagi investor yang akan menanamkan modalnya pada industri itu.

"Pemkab Kepulauan Meranti komit memberikan kemudahan dengan memberlakukan kebijakan tax holiday atau bebas pajak dalam waktu tertentu bagi pengusaha baru yang mau berinvestasi di daerah ini," ujarnya. (santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com