Kapal Pompong Rute Tanjungpinang - Penyengat Tenggelam

Dibaca: 1191 kali  Minggu,21 Agustus 2016 | 02:03:00 WIB

Kapal Pompong Rute Tanjungpinang - Penyengat Tenggelam
Ket Foto : Upaya evakuasi korban dilakukan oleh Tim Gabungan

TANJUNGPINANG – Sebuah kapal pompong tujuan ke Penyengat dari Tanjungpinang tenggelam di tengah perairan laut sekitar pukul 10.00 WIB, Minggu (21/8/2016). Diduga peristiwa terjadi disaat hujan lebat dan cuaca buruk disertai angin kencang.

Berdasarkan informasi, penumpang yang ikut dalam pompong malang tersebut sedikitnya berjumlah 17 orang, yang baru ditemukan 12 orang dan 5 orang lainnya masih dicari. Beberapa orang terlihat membantu dengan cara menyusuri laut pasca kejadian.

Dari jumlah tersebut 10 korban meninggal dunia dan 2 dirawat, sedangkan sisa jumlah tersebut masih dilakukan pencarian oleh aparat terkait.
Korban meninggal yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Korban tewas dilarikan ke RSUD Tanjungpinang. Pantauan di rumah sakit, terlihat warga berdatangan mengenali jenazah di ruang IGD RSUD Tanjungpinang.

Dari data yang diperoleh di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tanjungpinang, nama nama korban adalah sebagai berikut.

Korban Meninggal
1. Rahmiyana (27) Jalan Jering Baturasa, Bangka.
2. H Edrus Ahmad (62) tahun Jalan Istana Laut.
3. Wiwit Sugiarti (27) Jalan Pramuka Lr Bali No.34.
4. Yurdaningsih alias Neneng (50) Jalan H Ungar Lorong Sulawesi No.15
5. Vitaraningrum (10) anak dari korban Wiwiy Sugiarti.
6. Tn (Laki-laki) masih identifikasi.
7. Nn (perempuan) masih identifikasi.
8. Nn (perempuan) masih identifikasi.
9. Nn (perempuan) masih identifikasi.
10. Nn (perempuan) masih identifikasi.

Korban Selamat :
1. Said (Penyengat).
2. Rasti Rina Masih (25) Batam).

Selain itu masih dalam pencarian yakni lima orang penumpang.



Menurut keterangan Saud Fahrul, salah satu juru pompong saksi mata yang ikut membantu mencari penumpang kapal yang tenggelam itu, dia menggambarkan kejadian saat itu angin barat seketika begitu kencang ditengah perairan penyengat hingga pompong (Kapal Kayu) berputar dan tenggelam.

"Pompong dikemudikan Said diterpa angin ribut, tiba-tiba tenggelam," ujarnya saat ditemui di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tanjungpinang.

Segera beberapa pompong penambang boat lainnya langsung ikut membantu menyusul BPBD dan Tagana, TNI AL dan Polres Kota Tanjungpinang. Saat ini petugas masih terus melakukan pencarian 5 penumpang lainnya yang belum ditemukan. (santo)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com