Pengusaha Kepri Curhat ke KPK: Tanpa Pelicin Bisnis Tak Lancar, Melapor Ditandai

Dibaca: 660 kali  Selasa,30 Agustus 2016 | 07:47:00 WIB

Pengusaha Kepri Curhat ke KPK: Tanpa Pelicin Bisnis Tak Lancar, Melapor Ditandai
Ket Foto : ilustrasi

BATAM - Para pengusaha Kepri yang menghadiri seminar Peran Pengusaha dalam Pencegahan Korupsi mengadu soal praktik uang pelicin kepada Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dalam acara yang digelar di Ball Room Hotel Viesta Batam, Selasa (30/8/2016) pagi.

Menurut seorang pengusaha yang namanya minta tidak disebutkan di media, selama ini praktik pelicin kerap dilakukan oknum pengusaha untuk melancarkan proyek di Kota Batam.

Jika tidak ada uang pelicin alias storan proyek, katanya, usaha mereka tidak akan lancar.

Namun, sambungnya lagi, jika mereka mengadu kepada KPK atau Polda Kepri, nama mereka akan ditandai dan proses kedepanya menjadi sulit.

"Kami tahu itu salah, banyak yang terjadi seperti itu. Kalau kami mengadukan pastinya nama kami akan ditandai. Namun ini kenyataanya di lapangan," sebut pengusaha itu, dilansir tribunnews.

Pertanyaannya disini, apakah ada pemantauan hingga se detail itu di lapangan oleh KPK. Karena ini menjadi suatu dilema sendiri bagi pengusaha di Kepri.

Menanggapi hal tersebut, Basaria mengatakan memang harus ada transparansi sistem. Tetapi mereka yakin tim dari KPK akan melakukan kajian-kajian di Kepri.

"Karena setiap provinsi itu karakternya berbeda-beda. Masukan ini saya tampung dulu. Paling tidak kita akan meminimalisir yang namanya suap di Kepri atau Batam khususnya," jawab Basaria. (rep03)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com