Riau Maksimalkan Pengembangan 3 Pelabuhan Akses Asia Tenggara

Dibaca: 1171 kali  Selasa,27 September 2016 | 03:41:00 WIB

Riau Maksimalkan Pengembangan 3 Pelabuhan Akses Asia Tenggara
Ket Foto : Aktifitas bongkar muat barang di Pelabuhan PT Pelindo I Selatpanjang

PEKANBARU - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Ahmad Hijazi menuturkan, kedepannya Provinsi Riau akan memaksimalkan pintu pelabuhan wilayah utara, tengah dan selatan sebagai akses asia tenggara.

Hal itu dalam rangka mewujudkan misi Riau sebagai daerah yang memiliki akses dengan negara-negara di Asia Tenggara sehingga mampu mengekspor tidak hanya logistik juga barang-barang industri.

"Sehingga akan terwujudlah misi kita menjadikan Riau sebagai daerah yang merupakan simpul ekonomi di Pulau Sumatera karena 90 persen perdagangan dunia dilakukan melalui jalur laut," ujar Ahmad Hijazi di Pekanbaru beberapa waktu lalu, dilansir Riau24.

Dikatakan Ahmad, Riau berkomitmen memajukan poros ekonomi melalui pintu utara yang terbagi Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu karena keempat daerah ini memiliki akses ke Selat Melaka. Terlebih lagi, 40 persen perdagangan dunia dilakukan melalui Selat Melaka.

"Kita tahu selat malaka itu merupakan laut tersibuk, selat tersibuk Ini sudah di hitung oleh beberapa tim kajian dari Singapura, bahkan negara itu dari awal sudah melihat peluang ini. Tapi sayangnya kita yang juga berhadapan dengan Selat Malaka kurang memanfaatkan peluang ini," keluh Ahmad.

Kemudian pintu tengah yang merupakan Pelabuhan Buton yaitu Kabupaten Siak, Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Pelalawan. Terakhir pintu selatan di pelabuhan Kuala Enok.

Sehingga upaya ini bisa menjadi satu aliansi strategis untuk secara bersama membangun kawasan strategis di ketiga pelabuhan di Riau, Pelabuhan Kuala Enok, Pelabuhan Dumai dan Pelabuhan Buton.

Dengan terlaksananya pengembangan ketiga pelabuhan di Riau ini, diharapkan aksebilitas ekspor komoditi Riau akan lebih mudah karena penunjang ekonomi ke depan adalah sistem logistik.

"Sehingga kita tidak saja kita mengekspor CPO, tidak saja kita mengekspor kelapa bulat, tidak saja kita mengekspor karet, tetapi kita juga bisa mengekspor barang-barang industri," sambung Ahmad. (rep01)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com