Unjuk Kehebatan, Siswa SD Nyaris Tewas Saat Berenang di Sungai

Dibaca: 731 kali  Jumat,18 November 2016 | 07:30:00 WIB

Unjuk Kehebatan, Siswa SD Nyaris Tewas Saat Berenang di Sungai
Ket Foto : Bawi diantar Polisi saat menjalani perawatan medis di RSUD Kepulauan Meranti

TEBINGTINGGI BARAT - Bawi, salah seorang siswa Sekolah Dasar di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, nyaris tewas saat berenang bersama teman-temannya di Sungai Simpang Tiga Kuburan, Jumat (18/11/2016) sekira pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Tebingtinggi Barat, Ipda Aguslan SH mengungkapkan, sebelumnya Bawi dan teman-temannya sengaja datang ke sungai itu untuk berenang. Saat itu korban sempat hilang dari permukaan air, namun akhirnya berhasil diselamatkan.

Kondisi air laut pasang yang masuk ke sungai, ungkap Kapolsek, selalu dimanfaatkan Bawi bersama teman-temannya untuk berenang. Jambatan yang ada di atas sungai menjadi tempat mereka terjun menceburkan diri.

Ipal Zi, teman Bawi, yang menjadi saksi peristiwa itu menceritakan, jembatan diatas sungai mereka jadikan tempat untuk menunjukkan kehebatan, apalagi saat air pasang hingga permukaan air sungai sejajar dengan jambatan.

"Mereka terjun dan menyelam dari sebelah kanan dan timbul pada sebelah kiri jembatan," ungkap Kapolsek, di RSUD Kepulauan Meranti.

Saat itu Ipal yang sudah melakukan kemampuan menyelam dan berhasil muncul lagi kepermukaan air, tidak melihat temannya Bawi timbul lagi saat melakukan hal yang sama ke seberang jembatan, namun Ipal mendengar suara benturan di bawah jembatan.

Khawatir benturan tersebut adalah temannya Bawi, Ipal pun terjun ke air dan melihat temannya sudah tidak berdaya di bawah jembatan. Tangan Bawi ditarik hingga dua kali dan berhasil keluar dari bawah jembatan.

"Saat Bawi diangkat ke atas jembatan mulutnya berbuih, kemudian ditolong saudara Iwan yang tidak jauh dari tempat kejadian," ungkap Kapolsek.

Menerima laporan peristiwa itu, Bhabinkamtibmas Brigadir Eri Suheri bersama anggota Polsek Tebingtinggi Barat langsung mendatangi TKP untuk melarikan korban ke RSUD Kepulauan Meranti di Jalan Dorak Selatpanjang.

Setelah menjalani perawatan di RSUD, lanjut Kapolsek, kondisi korban kemudian mulai sadar dan berangsur pulih, sehingga sudah bisa berbicara lagi.

"Atas kejadian ini saya mengimbau para orang tua agar menjaga anak-anak untuk tidak bermain di sungai yang bisa menimbulkan dampak negatif," kata Kapolsek Tebingtinggi Barat, Ipda Aguslan SH. (santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com