Polda Kepri Kesulitan Identifikasi Dua Jenazah TKI

Dibaca: 621 kali  Jumat,18 November 2016 | 08:01:00 WIB

Polda Kepri Kesulitan Identifikasi Dua Jenazah TKI
Ket Foto : ilustrasi

BATAM - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Kepri masih berupaya keras mengidentifikasi dua jenazah terakhir korban kapal tenggelam di Batam yang sudah berada di kamar jenazah RS Bhayangkara selama dua pekan.

"Kesulitan kami karena tidak ada pihak yang melapor anggota keluarganya hilang. Data penumpang di kapal juga tidak ada. Jadi sejauh ini baru sebatas mengambil DNA dua jenazah laki-laki dewasa itu," kata Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigusdian di Batam, Jumat (18/11/2016).

Tim DVI Polda Kepri, kata dia, juga bekerja sama dengan DVI polda-polda lain untuk mengambil sampel dan mengirimkan ke Kepri jika ada pihak melaporkan kehilangan orang yang kemungkinan menjadi korban kapal tenggelam di Batam.

"Kami bekerja sama dengan polda-polda lain agar bisa segera mengidentifikasi. Kalau ada yang lapor agar diambil DNA nya untuk dicocokan dengan DNA jenazah di RS Bhayangkara Polda Kepri," sambungnya.

Hingga saat ini Tim DVI Polda Kepri sudah berhasil mengidentifikasi 52 dari 54 korban meninggal kapal TKI ilegal di Batam yang tenggelam pada 2 November lalu.

Jenazah teridentifikasi terdiri dari 36 pria dewasa, 14 wanita dewasa, dan dua balita perempuan. Sebanyak 47 jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga, tujuh lainnya menunggu jadwal pada Senin 21 November 2016 mendatang.

Sebelumnya Kabid Dokkes Polda Kepri AKBP Jarot Wibowo mengatakan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Batam untuk proses pemakaman jenazah tidak teridentifikasi.

Menurutnya, meskipun nanti dimakamkan di Batam namun jika ada pihak keluarga yang merasa kehilangan keluarga masih memungkinkan jenazah teridentifikasi.

"DNA dan dental masing-masing jenazahkan sudah diambil oleh tim kami. Jadi kalau ada yang melapor tinggal mencocokkan DNA nya saja," kata dia, dilansir dari okezone.

Namun demikian, kata Jarot, proses identifikasi masih terus diupayakan oleh Tim DVI Polda Kepri. "Hingga kini kami masih upayakan identifikasi. Namun memang terkendala karena tidak ada data pembanding dari keluarga," tukasnya. (rep01)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com