Panen Raya Cabai, Bupati Irwan Ajak Masyarakat Jadi Produsen Pertanian

Dibaca: 1056 kali  Rabu,30 November 2016 | 12:44:00 WIB

Panen Raya Cabai, Bupati Irwan Ajak Masyarakat Jadi Produsen Pertanian
Ket Foto : Bupati Irwan dan Istri melakukan panen raya cabai di Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat

TEBINGTINGGI BARAT - Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan MSi dan Istri Hj Nirwana Sari SE, melakukan panen raya cabai di Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Bupati mengajak masyarakat menjadi produsen pertanian dengan memanfaatkan lahan kosong.

"Saya sangat bangga warga disini berhasil menanam cabai dengan baik, semoga dapat diikuti masyarakat lainnya, sehingga dapat dijual di Selatpanjang untuk membantu masyarakat mendapatkan cabai murah, saat lemahnya kondisi ekonomi saat ini," ungkap Bupati Irwan.

Panen raya cabai, Rabu (30/11/2016) petang, pada lahan 1,5 hektar di Jalan Poros Alai-Mengkikip milik Kepala Desa Tanjung Peranap Aswandi itu, menghasilkan 1 ton cabai dengan lama pembibitan hingga panen membutuhkan waktu 3 sampai 4 bulan.

Bila hasil panen 1 ton itu dijual seharga Rp 75 ribu perkilogram, maka akan menghasilkan uang bagi petani sebesar Rp 75 juta, atau jika dibagi 3, maka perbulannya akan menghasilkan uang Rp 25 juta.

"Ini sangat menjanjikan, bisa menghasilkan keuntungan yang luar biasa. Andai saja tiap keluarga mau melakukannya maka akan meningkatkan pendapatan keluarga dan mengurangi angka kemiskinan di Kepulauan Meranti," kata Bupati.

Kedepannya Bupati meminta Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan dapat memberikan perhatian yang lebih serius untuk membantu para petani dengan penyediaan bibit tanaman pertanian, yang berpotensi untuk dikembangkan.

Bupati Irwan juga berharap masyarakat dapat mengubah paradigma yang dulunya hanya sebagai konsumen, kini berubah menjadi produsen.

"Kita ingin mengubah mindset masyarakat menjadi produsen, jangan hanya bisa jadi konsumen, melalui edukasi oleh PPL Pertanian, Perikanan dan Perkebunan yang jumlahnya terus kita tingkatkan, dapat memberikan warna baru kepada masyarakat," harapnya.

Seperti saat ini, kata Bupati, padi sudah mulai banyak dikembangkan dan berimbas kepada harga beras yang sudah sedikit murah. Sejauh mata memandang banyak terlihat lahan kosong, untuk itu Bupati mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang ada.

"Jangan biarkan lahan kosong itu dimakan api, mari jadikan lautan cabai atau tanaman pertanian lainnya yang dapat menghasilkan uang dalam upaya menciptakan kesejahterakan masyarakat," ajaknya.

Hingga saat ini, ungkap Bupati lagi, Kepulauan Meranti masih banyak mendatangkan komoditi pertanian dari daerah lain seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara, akibatnya masyarakat harus membeli cabai, bawang dan sayur-mayur lainnya dengan harga tinggi.

"Itu sangat menekan ekonomi masyarakat, apalagi ditengah kondisi ekonomi Kepulauan Meranti yang sedang lesu saat ini. Untuk itu lewat panen raya cabai ini dapat mengubah mindset masyarakat dari sebelumnya sebagai konsumen menjadi produsen," harapnya.

Mendampingi Bupati dan Istri saat panen raya cabai itu, Camat Tebingtinggi Barat Rizki Hidayat, Kabag Humas Setdakab Helfandi, Kades Tanjung Peranap Aswandi, Kapolsek Tebingtinggi Barat Ipda Aguslan, PPL pertanian serta tokoh masyarakat setempat. (rls/santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com