Uji Kompetensi Calon Pejabat, Pemkab Meranti Gandeng Biro SDM Polda Riau

Dibaca: 948 kali  Jumat,20 Januari 2017 | 10:35:00 WIB

Uji Kompetensi Calon Pejabat, Pemkab Meranti Gandeng Biro SDM Polda Riau
Ket Foto : Penandatanganan MoU oleh Wabup Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim bersama Karo SDM Polda Riau, Kombes Pol Benny Subandi SIK MSi

PEKANBARU - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menjalin kerjasama dengan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Riau. Kerjasama itu dalam rangka Uji Kompetensi atau Asessment para calon Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama itu dilakukan oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim bersama Kepala Biro SDM Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Benny Subandi SIK MSi, di ruang Tri Brata Polda Riau, Kamis 19 Januari 2017 kemarin.

Turut hadir Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti, Drs Revirianto, Kabag Binkar Polda Riau, AKBP Arif Bestari SIK MH, Kabag Hukum Setda Kepulauan Meranti, Sudandri SH, Kabag Humas dan Protokol H Nasruni SIP MSi, Kabid Mutasi Agustia Widodo SE MSi dan para Asessor Biro SDM Polda Riau.

Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim menjelaskan, pelaksanaan Asessment sesuai amanat Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU-ASN) Nomor 5 Tahun 2014 dan Permenpan Nomor 13 Tahun 2014 tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka di lingkungan instansi Pemerintah.

Pemkab Kepulauan Meranti, kata Wabup, ingin mencari pejabat yang bertangungjawab dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dan yang tidak kalah pentingnya tidak terjadi cacat hukum dalam pengisian Jabatan Tinggi Pratama dilingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.

"Kita berharap pejabat yang nantinya terpilih mampu melaksanakan tugasnya dengan baik dan profesional, sehingga Kepulauan Meranti sebagai Kabupaten baru, mampu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Wabup Said Hasyim.

Dijelaskannya, Kabupaten Kepulauan Meranti baru berumur 8 tahun, termasuk daerah yang terisolir dengan tingkat kemiskinan mencapai 33 Persen. Kemiskinan disebabkan berbagai faktor, mulai dari kondisi alam yang berat, tingkat pendidikan, harga sembako yang melonjak karena masih didatangkan dari Provinsi tetangga.

Faktanya, kata Wabup, jarang sekali pejabat yang ingin bertugas di Kepulauan Meranti, yang akses daerah hanya terbuka kurang lebih 4 jam sehari. "Bila naik angkutan laut pagi jam 7.30-9.00 dan siang jam 12.30-14.00, jadi sangat terisolasi kecuali menyewa angkutan laut yang tentu memakan biaya besar," jelasnya.

Meski begitu tidak mengurangi semangat Pemkab Kepulauan Meranti untuk membangun infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, termasuk keamanan, sehingga geliat kota jauh meriah dibandingkan daerah Kabupaten lainnya.

Wabup Said Hasyim juga berharap, dengan terjalinnya kerjasama Pemda Kepulauan Meranti dangan Polda Riau, hubungan yang baik terus terjalin meskipun pelaksanaan Asessment telah berakhir.

"Saya harapkan hubungan kerjasama yang terjalin baik ini dapat berkelanjutan, khususnya antara pejabat yang mengikuti Asessment dengan pihak Asessor Polda Riau," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan komitmen Pemkab Kepulauan Meranti dalam mendukung kinerja jajaran Polres Kepulauan Meranti, khususnya dalam pembebasan lahan untuk Pembangunan Mapolres Kepulauan Meranti.



Sementara itu, Kepala Biro SDM Polda Riau Komisaris Besar Polisi Benny Subandi mengaku sangat mengapresiasi keinginan Pemkab Kepulauan Meranti menjalin kerjasama dalam seleksi terbuka calon Pejabat Tinggi Pratama. Benny memastikan seleksi akan berjalan independen sehingga dapat menghasilkan pejabat yang memiliki Kompetensi dan Integritas sesuai yang diharapkan.

Menurut Benny, melalui Asessment dapat diketahui profil dan karakter pejabat dalam menjalankan tugas pokoknya, sekaligus dapat menggali potensi dan kompetensi yang ada dalam diri pejabat bersangkutan.

"Asessor Polda Riau akan memberikan penilaian secara objektif dan akan berusaha memotivasi pejabat, sehingga mampu melaksanakan Tupoksinya dengan lebih optimal," paparnya.

Kepala Bidang Mutasi BKD Kepulauan Meranti, Agustia Widodo SE MSi, menjelaskan dalam waktu dekat BKD Kepulauan Meranti akan menggelar Asessment untuk mengisi Jabatan Tinggi Pratama (JTP) eselon II B dan jabatan Sekretaris Daerah Eselon II A.

"Jika tidak ada halangan pada tanggal 20 Januari 2017 proses Asessment akan kita mulai yang diawali dengan mengumumkan nama-nama pejabat yang terdaftar untuk mengikuti Asessment di Pekanbaru," ujar Widodo.

Adapun calon pejabat yang akan mengikuti Asessment untuk menduduki Jabatan Tinggi Pratama Eselon II A dan Eselon II B. Terdiri dari ASN pada jabatan eselon III A dan eselon II yang memenuhi syarat dengan jumlah kurang lebih 50 orang.

Berdasarkan penjelasan pihak Polda Riau, secara global materi uji yang akan diterapkan meliputi Kemampuan berfikir, Pengelolaan diri, Kemampuan mengelola orang lain, Mengelola tugas, Komunikasi, Perencanaan, Pengambilan keputusan dan lainnya. (rls/santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com