Abrasi Pulau Rangsang Makin Mengkhawatirkan

Dibaca: 1864 kali  Sabtu,04 Februari 2017 | 12:50:00 WIB

Abrasi Pulau Rangsang Makin Mengkhawatirkan
Ket Foto : Abrasi di pesisir pantai Pulau Rangsang makin mengkhawatirkan

RANGSANG PESISIR - Bencana abrasi di pesisir Pulau Rangsang, khususnya yang berhadapan langsung dengan laut Selat Malaka, semakin mengkhawatirkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, Riau, mengumpulkan data kondisi abrasi itu.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, ER Fauzi mengungkapkan, abrasi tidak hanya menggerus bibir pantai, namun juga merusak sejumlah infrastruktur fisik dan kebun milik masyarakat.

Seperti pantauan langsung dari lapangan, abrasi yang terjadi di Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, merusak jembatan pelabuhan nelayan. Meski sebelumnya jembatan dibangun beton, namun akhirnya runtuh diterjang ombak.

Tidak hanya fasilitas umum, Tim BPBD juga melaporkan kerusakan pada perkebunan kelapa milik masyarakat. Puluhan hektar kebun kelapa di sepanjang pantai Desa itu rusak akibat terjangan ombak laut Selat Malaka.

Berikut foto-foto kondisi abrasi hasil pendataan Tim BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti di pesisir pantai Pulau Rangsang, Sabtu 4 Februari 2017:











Menyikapi kondisi itu, staf Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Riau, Zulfahmi, menyarankan agar data BPBD Kepulauan Meranti dapat diteruskan ke Pemerintah Provinsi Riau dan Pusat.

"Rekap photo2 itu bikin proposal Pak. Minta rekomendasi Bupati dan sampaikan ke BPBD Provinsi Riau, biar kita uruskan rekomendasi Gubernur dan diajukan ke BNPB untuk dimasukkan kegiatan 2018," sarannya, melalui grup WA Siaga BPBD Kepulauan Meranti. (santo)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com