Wabup Meranti: Musrenbang Kecamatan Jadi Patokan Pembangunan

Dibaca: 595 kali  Jumat,10 Februari 2017 | 05:57:00 WIB

Wabup Meranti: Musrenbang Kecamatan Jadi Patokan Pembangunan
Ket Foto : Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim

SELATPANJANG - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Said Hasyim mengatakan, dirinya bersama Bupati Drs H Irwan MSi, berkomitmen menjadikan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sebagai patokan program pembangunan daerah.

"Ini perlu dipahami bersama, bahwa Musrenbang Kecamatan yang kita lakukan setiap tahun, harus menjadi patokan dalam pembangunan," tegas Wabup, saat membuka Musrenbang Kecamatan Tebingtinggi di Aula Kantor Camat Tebingtinggi, Jalan Rumbia Selatpanjang, Jumat 10 Februari 2017.

Saat itu, Wabup Said Hasyim berkesempatan mengabsen satu persatu Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah diundang untuk hadir pada Musrenbang tersebut. Wabup mengamati ada beberapa Kepala OPD yang selalu hadir, namun adapula yang tidak peduli dengan Musrenbang.

"Barangkali Musrenbang ini tidak penting, makanya tidak hadir," sindir Wabup Said Hasyim, dalam sambutan pembukaan Musrenbang Kecamatan Tebingtinggi itu.

Said Hasyim menegaskan, dirinya akan menindaklanjuti tentang apa alasan para Kepala OPD yang lebih mementingkan perjalanan dinas dibanding mengikuti Musrenbang.

"Musrenbang ini adalah program pokok guna menyerap aspirasi masyarakat, juga sebagai tolak ukur keberhasilan pemerintah dalam membangun serta melayani masyarakat. Untuk itu seluruh perangkat pemerintahan mesti hadir," ucapnya.

Pada Musrenbang Kecamatan Tebingtinggi kali ini, Pemkab Kepulauan Meranti masih fokus pada pembangunan infrastruktur, baik itu jalan, kantor-kantor pemerintahan, sarana pendidikan, kesehatan, drainase, sanitasi dan selokan.

"Infrastruktur mesti mendapat perhatian lebih, mengingat Kecamatan Tebingtinggi merupakan titik sentral pemerintahan dan merupakan gerbang masuknya tamu ke daerah yang kita cintai ini," kata Said Hasyim.

Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Edi Masyhudi SPdi MSi. Menurutnya, setakat ini pembangunan jalan di Kota Selatpanjang hanya tampak di ruas jalan besar saja.

"Malas masuk kedalam-dalam (jalan gang), banyak yang masih tertinggal. Jalan-jalan sempit, sehingga kalau ada orang sakit ambulan pun susah masuk," kata Edi.

Edi juga berharap, agar tumpukan sampah di jalan Rumbia segera ditanggulangi penempatannya. Bagaimanapun caranya perlu menjadi perhatian Dinas terkait.

"Sehingga dapat sejalan dengan program Selatpanjang bersih dan menjadi Kota bersejarah, seperti yang programkan oleh Camat Tebingtinggi Rizky Hidayat," harapnya. (pandu)
 

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com