Alamak.. Pemuda Ganteng di Kampung Balak Ini Ternyata Pencuri

Dibaca: 3922 kali  Kamis,23 Februari 2017 | 08:38:00 WIB

Alamak.. Pemuda Ganteng di Kampung Balak Ini Ternyata Pencuri
Ket Foto : Tersangka BD saat diamankan Tim Opsnal Polsek Tebingtinggi Barat

TEBINGTINGGI BARAT - Paras rupawan tidak menjamin prilaku baik, seperti halnya BD, pemuda 29 tahun, warga Jalan Putri Tujuh, Desa Tanjung Peranap ini ditangkap Polisi, karena mencuri peralatan lampu tenaga surya milik Pemprov Riau, di Dermaga Roro Dusun Kampung Balak.

Paur Humas Polres Kepulauan Meranti, Iptu Djonni Rekmanora kepada wartawan mengungkapkan, BD ditangkap Tim Opsnal Polsek Tebingtinggi Barat, Selasa 21 Februari 2017 kemarin, pukul 20.00 WIB, dirumah pamannya, Jalan Putri Tujuh, Desa Tanjung Peranap.

BD diketahui sebagai pelaku pencurian, setelah dilakukan penyelidikan oleh aparat Polsek Tebingtinggi Barat, berdasarkan laporan polisi yang dibuat Jamal bin Ahmad, 53 tahun, honorer Dinas Perhubungan Provinsi Riau, warga Jalan Pelabuhan, Tanjung Peranap.

Pencurian peralatan lampu tenaga surya itu rupanya sudah terjadi sejak bulan Oktober 2016 lalu. Alat kelengkapan lampu berupa Batrei atau Aki dan Papan Panel yang terpasang di tiang lampu penerangan jembatan pelabuhan Roro, hilang dari tempatnya.

Tidak hanya sampai disitu, kejadian serupa juga terjadi hari Senin 20 Februari 2017 kemarin sekira pukul 19.30 WIB. Pelapor selaku security Pelabuhan Roro di Desa Tanjung Peranap, mengetahui peralatan itu hilang saat patroli atau pengecekan di sekitar pelabuhan.

"Pelapor menemukan pintu lemari tempat penyimpanan batrei atau aki dalam keadaan terbuka dan lampu dalam keadaan mati. Saat dilakukan pengecekan didapati sebanyak 1 buah batrei atau aki sudah hilang dari tempatnya," ungkap Iptu Djonni.

Setelah dilakukan penghitungan jumlah barang yang hilang secara keseluruhan sejak bulan oktober 2016 lalu, pelapor mencatat berjumlah 46 buah batrei atau aki dan 8 buah papan panel surya. Sehingga kerugian materil yang dialami oleh korban, yang dalam hal ini Pemerintah Provinsi Riau, diperkirakan sekitar 50 juta rupiah.

Tindak pidana pencurian itu terungkap ketika BD hendak menjual hasil curiannya. Seorang saksi yang ditawarkan BD untuk membeli peralatan tersebut memberikan informasi ke petugas polisi. Saksi kemudian diminta petugas untuk melihat barang tersebut.

Setelah memastikan barang yang dijual merupakan peralatan yang hilang dari pelabuhan roro Kampung Balak, Kapolsek Tebingtinggi Barat, Ipda Aguslan SH bersama 4 personel Unit Reskrim langsung mengamankan tersangka.

Dari keterangan tersangka BD, hanya mengakui perbuatan pencurian sebanyak 2 kali, yaitu pada tanggal 30 Desember 2016 dan tanggal 20 Februari 2017. Dimana pada aksi pertama mencuri 2 buah batrei atau aki yang sudah dijual ke Kapal Palembang penampung besi tua.

"Sedangkan saat pencurian kedua berjumlah 1 buah batrei yang sudah diamankan di Mapolsek Tebingtinggi Barat sebagai barang bukti," jelas Paur Humas Polres Kepulauan Meranti, Iptu Djonni Rekmanora. (santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com