Kejari Kepulauan Meranti Kirim 6 Tersangka Korupsi ke Pekanbaru

Dibaca: 1920 kali  Senin,27 Februari 2017 | 08:20:00 WIB

Kejari Kepulauan Meranti Kirim 6 Tersangka Korupsi ke Pekanbaru
Ket Foto : Para tersangka saat akan menuju pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang untuk diberangkatkan ke Pekanbaru, Senin

SELATPANJANG - Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti langsung mengirim 6 tersangka korupsi pembangunan jalan tanjung mayat Selatpanjang ke Pekanbaru, setelah dilakukan serah terima tahap dua (tersangka dan barang bukti) dari penyidik Tipikor Polres Kepulauan Meranti, Senin 27 Februari 2017.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Roy Modino SH, kepada wartawan mengungkapkan, penyidikan kasus korupsi pembangunan jalan tanjung mayat itu sudah dilakukan pihak Polres Kepulauan Meranti sejak tahun 2014 silam.

"Enam orang ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek peningkatan Jalan Tanjung Mayat Selatpanjang, dimana saat proses pelaksanaan proyek tahun anggaran 2012 itu ditemui kesalahan dalam mengelolaan keuangan negara," ungkap Roy, Senin siang.

Setelah proses penyidikan yang cukup panjang, akhirnya berkas penyidikan para tersangka dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti. Tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan ke Kejari untuk masuk pada tahap penuntutan di Pengadilan.

"Mereka langsung kita kirim ke Pekanbaru, dan dititipkan ke Rumah Tahanan Sialang Bungkuk, Pekanbaru," ujarnya.

Dijelaskannya, dalam berkas Surat Perintah Membayar (SPM), anggaran pelaksanaan proyek tersebut sudah direalisasikan 100 persen dari pagu 1,8 miliar rupiah. Padahal dalam progres pengerjaan hanya mencapai 80 persen. "Dalam hal ini negara dirugikan senilai 300 juta rupiah." ucapnya.

Terkait kasus itu, beber Kasi Pidsus lagi, para tersangka juga sudah mengembalikan nilai kerugian negara sebesar 195 juta rupiah.

Adapun enam tersangka itu, yakni HM sebagai PPTK yang kini menjabat Kabid Bina Marga, MR rekanan kontraktor, DJ selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang kini menjabat Kabid Cipta Karya, IA selaku Bendahara, WH mantan Bendahara Umum Daerah (BUD) dan TS.

Perwira Urusan Humas Polres Kepulauan Meranti, Iptu Djonni Rekmanora dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, para tersangka diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti berdasarkan 4 Laporan Polisi (LP) berbeda.

LP/49/VI/2014/RIAU/KSPK/KEP.MERANTI, TGL. 03 JUNI 2014
- Surat P.21 dari Kajari Kep. Meranti Nomor: B-192/N.4.14.4/Fd.1/03/2016, TGL. 29 MARET 2016, penyidikan perkara tersangka HM dinyatakan lengkap.

LP/146/XII/2015/RIAU/KSPK/ KEP. MERANTI, TGL. 16 DESEMBER 2015
- Surat P.21 dari Kajari Kep. Meranti Nomor:  B-295/N.4.14.4/Fd.1/ 05/ 2016, TGL. 24 MEI 2016, penyidikan perkara tersangka MR dinyatakan lengkap.

LP/32/III/2016/RIAU/KSPK.KEP. MERANTI, TGL. 03 MARET 2016
- Surat P.21 dari Kajari Kep. Meranti Nomor: B-433/N.4.14.4/Fd.1/ 07/ 2016, TGL. 20 JULI 2016, penyidikan perkara tersangka DJ dinyatakan lengkap.

LP/116/X/2016/RIAU/KSPK/KEP. MERANTI, TGL. 21 OKTOBER 2016
Surat P.21 dari Kajari Kep. Meranti Nomor: B-01/N.4.14.4/Fd.1/02/2017, TGL. 16 FEBRUARI 2017, penyidikan perkara tersangka IA dan kawan-kawan dinyatakan lengkap. (santo)

Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com