Gawat, Kakek Tua di Selatpanjang Ini Cabuli Anak SD

Dibaca: 1020 kali  Rabu,15 Maret 2017 | 03:15:00 WIB

Gawat, Kakek Tua di Selatpanjang Ini Cabuli Anak SD
Ket Foto : Pelaku pencabulan anak SD berinisial SA 66 tahun

SELATPANJANG - Seorang kakek 66 tahun, warga Jalan Kubur Baru Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebingtinggi, Kepulauan Meranti harus menginap di Sel Tahanan Mapolres Kepulauan Meranti. Dia tega mencabuli anak Sekolah Dasar berusia 8 tahun.
 
Prilaku bejat tua bangka ini terungkap dari kesaksian PN, dimana pada hari Selasa 14 Maret 2017 sekira pukul 12.30 Wib, PN melihat korban sedang bersama seorang lelaki tua berada di dalam rumah kosong yang terletak di Jalan Rumbia, Kelurahan Selatpanjang Kota.
 
Lelaki tua berinisial SA itu terlihat sedang memeluk korban dari arah belakang dan tangannya meraba-meraba selangkangan korban. Atas apa yang dilihat, PN langsung mengabari ke ibu korban yang kemudian memberitahukan kepada suaminya.
 
"Setelah menanyakan kebenaran peristiwa itu kepada anak perempuannya. Ayah korban langsung mendatangi Mapolres Kepulauan Meranti untuk membuat laporan," ungkap Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Rusyandi Zuhri Siregar SSos kepada wartawan, Rabu 15 Maret 2017.
 
Atas kejadian tersebut, pelaku SA langsung di amankan dan di bawa ke Mapolres Kepulauan Meranti untuk di lakukan pemeriksaan. Berdasarkan keterangan pelaku, diakuinya telah beberapa kali melakukan tindak pidana tersebut.
 
Perbuatan pertama kalinya dilakukan terhadap korban pada hari dan tanggal tidak ingat lagi sekitar bulan agustus 2016 pukul 12.00 WIB. Pelaku memanggil korban ke kedai yang berada di dekat pagar sekolah, kemudian meraba-raba paha korban. Setelah lonceng sekolah berbunyi, pelaku memberikan uang jajan terhadap korban sebesar 5 ribu rupiah.
 
Selanjutnya pelaku menunggu dan mengikuti korban pulang dari sekolah dengan menggunakan sepeda motor becak yang dikendarainya, sesampainya di depan Kantor Camat Tebingtinggi, pelaku menghentikan korban, kemudian menyuruh korban naik ke atas sepeda motor becak yang diparkirkan di tepi jalan, selanjutnya pelaku memasukkan tangan kanannya ke dalam celana dalam korban. Setelah pelaku merasa puas, kemudian pelaku memberikan uang jajan terhadap korban sebesar 2 ribu rupiah.
 
Perbuatan tersebut berlanjut hingga terakhir kalinya pada hari Selasa 14 Maret 2017 sekira pukul 12.00 WIB. Saat korban pulang dari sekolah pelaku memanggilnya dan mengajak korban masuk ke dalam rumah kosong yang terletak di Jalan Rumbia Selatpanjang. Disitu pelaku memeluk korban dari arah belakang dan mencium pipi korban sambil mengangkat rok korban ke atas, kemudian memasukkan tangan kanannya ke dalam celana dalam korban dan memasukkan jari tengahnya keluar masuk ke dalam vagina korban.
 
"Saat berlangsungnya kejadian tindak pidana itu diketahui oleh saksi saudari PN. Kemudian pelaku dan korban langsung keluar dari dalam rumah tersebut dan langsung pergi pulang kerumah," ujar AKP Rusyandi Zuhri.
 
Tidak hanya pada satu korban, tambah Kasat, pelaku juga menjelaskan bahwa perbuatan yang sama pernah dilakukannya terhadap salah satu teman korban di dalam wc Sekolah Dasar saat korban tersebut sedang buang air kecil.
 
"Saat ini pelaku SA sudah diamankan di Mapolres Kepulauan Meranti untuk proses hukum lebih lanjut, berdasarkan laporan polisi nomor LP/37/III/2017/RIAU/RES KEP.MERANTI/SPKT, tanggal 14 Maret 2017," jelas Kasat Reskrim. (santo)
Akses Merantionline.com Via Mobile m.merantionline.com